SuaraBandung.id - Kasus penganiayaan Mario Dandy yang menyeret nama ayahnya, Rafael Alun Trisambodo, hingga menguak beberapa fakta baru, kini semakin rumit.
Selain terbukanya kasus lain yang merembet hingga pada persoalan dan laporan harta milik ayah Mario Dandy, saat ini banyak beredar rumor lain.
Salah satunya adalah terkait keterlibatan Rafael Alun Trisambodo untuk mempengaruhi dan memberikan perintah kepada Mario Dandy.
Kabar tersebut diberitakan oleh kanal Youtube Kabar Politik (@kabarpolitik1736), dengan judul "Di Kawal ketat Personel TNI Khusus, Ternyata Mario Jugak Di Perintah Ayahnya !!."
Tak hanya itu, kanal tersebut juga mengatakan adanya pengawalan ketat dari personel TNI khusus, hingga mencatut nama Presiden Jokowi.
Perihal pencatutan nama Jokowi, konten kreator menuliskan pada sampul video dengan kalimat:
"Tetap Ngotot Tak Mau Akui Salah, Tegas,, Jokowi Bongkar Ceth WA Terakhir Ayah Mario Dandy."
Foto yang digunakan untuk thumbnail video menunjukkan kolase foto Dandy, beberapa personel TNI hingga Jokowi yang diedit menjadi satu.
Si konten kreator menampilkan beberapa cuplikan terkait tersebarnya bukti chat Agnes pada David, sebelum kejadiaan naas itu terjadi.
Selanjutnya, narator membacakan komentar-komentar dan dugaan netizen terkait isi chat yang diduga dari Agnes, untuk memancing David bertemu Dandy.
Ia juga kembali mmebacakan informasi terkait pengakuan dan pendapat dari masing-masing pengacara dan tim kuasa hukum para tersangka.
Tim bandung.suara.com menelusuri rumor yang diberitakan dari kanal tersebut.
Berdasarkan dari judul, statement narator, foto, thumbnail hingga cuplikan yang ditampilkan oleh konten kreator tidak menyebut adanya perintah dari Rafael Alun Trisambodo. Apalagi sampai pada Presiden Jokowi.
Dari berbagai sumber dan informasi terkini kasus penganiayaan yang kini ditangani oleh Polda Metro Jaya, tidak ada informasi resmi yang berkaitan dengan pengaruh ayah Mario Dandy, maupun Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil
-
Inggris Lolos ke 16 Besar, Tuchel Masih Punya PR Besar Jelang Meksiko
-
Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei
-
BRI KPR Hadirkan Bunga Spesial 1,75% untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
-
Ketika Mitologi Islam Bertemu Thriller Modern: Ulasan Mendalam Novel Tembok Yakjuj Makjuj
-
Kulit Sensitif Boleh Pakai Cushion? Ini Tips Memilih dan Rekomendasi Produk yang Aman
-
5 Parfum Lokal Aroma Leci yang Bikin Kamu Wangi Seharian, Mulai Rp60 Ribuan
-
Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang