SUARA BANDUNG - Beredar rumor terkait gudang solar milik AKBP Achiruddin Hasibuan yang menjadi sumber kekayaannya, hal tersebut terkuak ketika anaknya Aditya Hasibuan, melakukan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa yaitu Ken Admiral.
Kasus yang menjerat AKBP Achiruddin Hasibuan yaitu membiarkan anaknya Aditya Hasibuan mengaiaya Ken Admiral.
Sebagai pengayom masyarakat sekaligus sosok ayah, harusnya AKBP Achiruddin sesegera mungkin untuk melerai penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan kepada Ken Admiral.
Dari kasus Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral, AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi tersangka dan masalahya menjadi melebar ke arah harta kekayaan yang didapatnya.
Dilansir dari akun TikTok @miss_brown dengan caption "wah makin panjang aja ni kasus, itu lurah bukannya membantu malah kabur, pasti ada apa-apanya nih," dikutip, Jumat (28/4/2023).
Di dalam video terdapat sosok Lurah Helvetia Timur yang bernama Teguh, bertepatan dengan kediaman AKBP Achiruddin Hasibuan.
Lurah yang bernama Teguh, di dalam video sempat berada di kediaman AKBP Achiruddin Hasibuan, dan hendak di wawancarai terkait gudang solar, yang dimiliki ayah Aditya Hasibuan tersebut.
Tetapi Lurah tersebut malah menghindar dan langsung pergi, ketika hendak di wawancarai terkait gudang solar yang dimiliki AKBP Achiruddin Hasibuan.
Sontak netizen merespon perilaku lurah tersebut, ketika hendak di wawancarai tetapi malah pergi, padahal seharusnya Teguh memberi informasi terkait warganya.
Baca Juga: Ketua DPR Ingatkan Keselamatan WNI Harus Jadi Prioritas dalam Evakuasi di Sudan
"Pantesan BBM susah," ucap @Bang Ammy.
"Pemain lama ternyata," ucap @Jay Ciku.
"Gimana anggotamu ini bang bob, bobbynasution?," @David Barat. (*)
Sumber: TikTok @miss_brown
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu