SUARA BANDUNG - Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang atau biasa dipanggil Panji Gumilang, ia merupakan pendiri Yayasan Pesantren Indonesia (YPI), dan membangun Pondok Pesantren Al Zaytun.
Terbaru, Ken Setiawan sebagai pendidri Negara Islam Indonesia (NII), memberikan statmentnya terkait Pondok Pesantren Al Zaytun tersebut.
Dilansir dari akun TikTok @torkis.pardamean dengan caption, "bukankah zina itu termasuk dosa besar?," dikutip, Senin (5/6/2023).
Di dalam video tersebut, Ken Setiawan mengatakan kontroversi yang ada di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Ken Setiawan mengatakan bahwa setiap dosa itu bisa dilakukan di Pondok Pesantren Al Zaytun, termasuk berzina.
Menurut Ken Setiawan, berzina pada awalnya dosa dan tentunya tidak diperbolehkan, kecuali di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Di Pondok Pesantren Al Zaytun, menurut Ken Setiawan berzina itu diperbolehkan dengan alasan mempunyai uang.
Karena menurut Ken Setiawan, ketika seseorang berbuat dosa. Nanti ada majlis hukumnya yang akan memberikan sanksi atas dosa tersebut.
Ngerinya, menurut Ken Setiwan bahwa dosa berzina bisa hilang dengan 2 juta rupiah.
Baca Juga: 50 Ucapan Idul Adha 2023 yang Penuh Makna dan Inspiratif, Selamat Hari Raya Kurban!
"Dosa bisa di tebus, nggak boleh pacaran, nggak boleh berzina kalau nggak punya duit, kalau punya duit bisa dilakukan, nanti ada majlis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, bayar dosa 2 juta, dosanya hilang," jelasnya Ken Setiawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123