Suara.com - Beredar video di media sosial shaf shalat Id Pondok Pesantren Al-Zaytun, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tampak dalam video, shaf shalatnya dibuat berjarak dan ada jamaah perempuan yang berada di barisan paling depan. Banyak yang berkomentar itu merupakan aturan shaf shalat yang tidak tepat. Lantas, seperti apa aturan shaf shalat yang benar?
Dikutip dari muslimah.or.id, aturan shaf shalat yang benar berdasarkan sabda Rasulullah SAW dan diriwayatkan dalam HR. Muslim no. 440 berbunyi, “Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang pertama dan seburuk-buruknya adalah yang terakhir. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang terakhir dan seburuk-buruknya adalah yang pertama.”
Ketentuan dalam merapikan dan merapatkan barisan atau shaf shalat juga berlaku. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan, “Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena kelurusan shaf termasuk kesempurnaan shalat.” (HR. al-Bukhari no. 723 dan Muslim no. 433).
Ulama, Imam Nawawi dalam Al Majmu’ menjelaskan secara lebih rinci bahwa dalam shalat jamaah, shaf shalat yang benar bisa dengan ketentuan sebagai berikut:
- Apabila wanita yang menjadi imam sesama wanita, maka imam wanita berdiri di tengah-tengah shaf pertama.
- Apabila seorang wanita menjadi makmum laki-laki, wanita tersebut berdiri di belakang imam, tidak boleh berdiri di samping imam.
- Apabila kaum wanita berjama'ah bersama kaum laki-laki, shaf kaum wanita berada di paling belakang dari shaf laki-laki, untuk menghindari terjadinya campur baur antara laki-laki dan perempuan.
Senada dengan Imam Nawani dalam Al Majmu', Syeikh Mustafa Dib Bugha menjelaskan hal yang sama dalam Fiqhul Manhaji sebagai berikut: “Bila di belakang imam ada banyak laki-laki dan perempuan, maka laki-laki berdiri di shaf depan atau awal, setelah itu baru perempuan. Sementara bila ada hanya satu laki-laki dan perempuan, laki-laki berdiri di samping imam, di belakangnya perempuan”.
Shaf yang benar adalah yang mengikuti sunah rasul. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan: “Luruskan shaf-shaf kalian, karena kelurusan shaf termasuk kesempurnaan shalat.” (Shahih, Al-Bukhari no. 723 dan Muslim no. 433)
Demikian itu aturan shaf shalat yang benar dijelaskan oleh para ulama. Sekretaris MUI juga menegaskan kaum wanita yang ikut dalam shalat berjamaah di masjid seharusnya berada di barisan belakang laki-laki.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
TELAK! Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat Pada Orang yang Tidak Salat karena Merasa Diri Sudah Paling Dekat dengan Allah
-
di Mana Letak Pondok Pesantren Al-Zaytun yang Sedang Viral karen Foto Sholat Idul Fitri?
-
Netizen Heran, Sholat Idul Fitri di Pondok Pesantren Al-Zaytun Ada yang Beda, Loh Kenapa?
-
Shalat Id yang Digelar PCINU Taiwan Pecahkan Rekor Jumlah Makmum
-
Ratusan Umat Muslim Salat Idul Fitri di Depan Gereja Koinonia Jatinegara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!