SUARA BANDUNG - Alat surveilans dan penyadap canggih bersifat zero click asal Israel bernama Pegasus, dikabarkan telah masuk ke Indonesia sejak 2020 lalu.
Berdasarkan penelusuran dari Konsorsium Indonesialeaks yang diunggah pada hari Senin (12/6/2023), Pegasus merupakan alat sadap yang hanya membutuhkan nomor telepon target sadapnya.
Nomor telepon target selanjutnya cukup dituliskan pada aplikasi software Pegasus, lantas seluruh data target bisa didapatkan. Tanpa memberikan tautan untuk diklik oleh si target.
Mulai dari kamera, video, telepon hingga lokasi target yang disadap oleh Pegasus.
"Jadi semua isi perangkat target dapat diambil," kata sumber Indonesia Leaks saat ditemui pada 4 November 2022 lalu, seperti dikutip pada hari Senin (12/6/2023).
Tak cuma nomor telepon, dalam peretas berbentuk software tak kasat mata tersebut, tersedia beberapa tools sebagai media untuk meretas target atau calon korban. Di antaranya melalui sosial media, foto, link, dan video.
Alat buatan NSO Group asal Israel itu, diperlukan training 1 minggu sebelum penggunaan.
Akan tetapi, setelah ditraining, pengguna tak perlu melakukan coding, sehingga penggunaannya dinilai cukup praktis.
Informan itu juga membeberkan bahwa penggunaan Pegasus ada dua jenis. Terbatas dan tak terbatas.
Jika terbatas, maka hanya bisa digunakan untuk 7 hingga 20 calon korban saja. Satu klik, satu target.
Selain itu, Pegasus juga butuh pembaharuan dengan total biaya Rp100 miliar tiap tahunnya, supaya tetap bisa digunakan.
Meski terbilang sangat mahal, Pegasus nyatanya terendus telah diadakan oleh pihak-pihak berkepentingan lain di Indonesia. (*)
Sumber: Konsorsium Indonesialeaks suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Begini Urutan Pemakaian yang Benar agar Kulit Bersih Maksimal
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah
-
Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia