Suara Bandung - Setelah beberapa hari lalu viral video perundungan pelajar di Cianjur, kini muncul video perundungan lain. Kali ini berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam video viral tersebut, terlihat seorang remaja perempuan berambut pirang dan bercelana pendek memukul serta menendang seorang pelajar perempuan yang mengenakan seragam berwarna hijau.
Korban perundungan berada di lokasi kejadian bersama dua orang temannya. Namun, kedua temannya pun tampak ketakutan sehingga tidak langsung memisahkan korban dan pelaku.
Tak hanya satu orang, sang remaja berambut pirang juga merundung remaja perempuan lain yang berbeda. Ia berulang kali memukul, menjambak, hingga menendang korban yang mengenakan sweater hitam dan celana jeans.
Video itu viral di Twitter setelah diunggah oleh akun @Pai_C1 pada Minggu, 18 Juni 2023. Netizen pun mengomentari video perundungan tersebut dan berharap pelaku dihukum penjara agar jera.
"Kalo hanya sampai di minta maaf dan janji tidak mengulangi lagi perbuatannya, akan banyak lagi kejadian seperti ini," kata @lu***********71.
"Jebloskan ke jeruji (penjara) dan panggil orang tuanya untuk dikasih arahan yang benar," kata @sh*****hb.
"Tetap dikasuskan! Gak mau damai, bukan mau ajak ribut, tapi kasih efek jera aja sama tuh cabe-cabean," komentar @om***nu.*
Sumber: Twitter @Pai_C1
Baca Juga: Aji Santoso Tetap Puji Permainan Persebaya meski Ditahan Seri Persija 2-2
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026