/
Kamis, 27 Juli 2023 | 12:42 WIB
Buya Yahya beri solusi jika tidak bisa melaksanakan puasa sunnah 10 Muharram. (YouTube/Al-Bahjah TV)

SUARA BANDUNG – Buya Yahya mengungkap puasa di waktu tertentu, apa bisa di qodo atau tidak. 

Dalam sebuah kajiannya, satu jamaah bertanya ketika puasa sunnah Asy-Syuro yang dilaksanakan pada 10 Muharram, jika ada halangan tidak bisa melaksanakan, puasanya bisa di qodo atau tidak.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah menyebutkan hal ini berkaitan dengan qoidah ibadah tertentu. 

Imam Nawawi menyebutkan bahwa qoidah amal ibadah di waktu tertentu, jika tidak bisa melaksanakan karena sesuatu hal, bisa di qodo. 

Dalam artian hal ini seseorang yang sangat ingin menjalankan puasa sunnah diwaktu tertentu tersebut bisa menggantinya dilain hari. 

“Dalam hal ini ulama berpendapat berbeda, yang disebutkan oleh Imam An-Nawawi adalah qoidah segala amal ibadah kalau punya waktu tertentu, kalau terlewat maka kita bisa meng-qodonya,” kata Buya Yahya dikutip Kamis (27/7/2023).

Maka Buya Yahya menegaskan puasa Asyuro yang dilaksanakan setiap 10 Muharram berarti ibadah sunnah di waktu tertentu, dan hal ini bisa di qodo. 

“Maka 10 Muharram waktunya tertentu, karena ada udzur, sakit, dll, saya ingin puasa, di qodo,” jelas Buya Yahya. (*)

Baca Juga: Dukung Pengelolaan Zakat, Sekjen Kemendagri Dorong Daerah Pahami Kelembagaan Baznas

Load More