SUARA BANDUNG - Alih-alih mendapat pembelaan, Pinkan Mambo justru dinilai egois hingga memiliki karakter narsistik oleh warganet, usai curhat di podcast Deddy Corbuzier.
Dalam perbincangannya bersama Deddy Corbuzier, Pinkan Mambo tak membahas perihal pelecehan seksual yang dilakukan oleh suami keduanya kepada Michelle Ashley.
Pinkan Mambo justru mengatakan bahwa dirinya adalah ibu yang paling baik untuk Michelle Ashley dan menceritakan pengorbanannya untuk si putri pada Deddy Corbuzier.
Berkali-kali, Pinkan Mambo menyebut jika ia tak terima Michelle Ashley menudingnya sebagai ibu yang tidak baik.
Ia juga menyebut, jika selama ini telah membanting tulang untuk membelikan segala kebutuhan Michelle, termasuk membayari uang sekolahnya.
Namun sayangnya, Pinkan nampak selalu tidak konsisten terhadap cerita yang ia lontarkan pada Deddy Corbuzier, hingga salah seorang warganet menilai sikap ibunda Michelle adalah ciri ibu toxic, egois dan narsistik.
"Dalam waktu 30 menit, Pinkan berkali2 mengeluarkan statement yang bertolak belakang. Anak pertamanya nakal nggak mau bantuin pekerjaan rumah, tiba2 jadi baik dan suka membantu pekerjaan rumah. Michelle anak yang kasar dan tidak bisa diatur, tiba2 jadi anak baik di akhir interview. Dia bilang dirinya ibu yg nggak baik, tiba2 berubah jadi ibu paling baik," komen @soulclawmachine****, dikutip dari kolom komentar kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (2/8/2023).
Warganet tersebut lantas menjelaskan panjang lebar analisanya, termasuk dugaan bahwa Pinkan acuh tak acuh terhadap kondisi anaknya sendiri.
"Dia acuh nggak acuh waktu membicarakan Michele dan pelecehan yg diterimanya. (No empathy, zero care, bisa dirasakan sendiri); Tapi waktu membicarakan dirinya sendiri, dia jadi berkaca2 dan sangat empatik/sedih. Kenapa? Ya karena orang ini sebetulnya hanya peduli/empati ke diri nya sendiri.," tulisnya.
Baca Juga: Shin Tae Yong Tegur Pemainnya yang Cengeng: Ngapain Nangis, Stop Menangis!
"Menurut saya, ini kasus klasik keluarga toxic. Ibu narsisistik, dan Michelle merupakan scapegoat/kambing hitam karena sifatnya berbeda dan memberontak," lanjutnya. (*)
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Bingung Dengar Cerita Pinkan Mambo Terkait Michelle Ashley: Maunya Ape!
-
Michelle Ashley Kepergok Pernah Minta Tolong pada Mantan Manajer Pinkan Mambo, Jefangga Silalahi: Tanpa Campur Tangan Ibunya
-
Pinkan Mambo Ingatkan Michelle Ashley bahwa Tak Ada yang Lebih Menyayangi Sang Anak kecuali Dirinya: Itu Uang Sekolahmu Siapa yang Bayar?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor