/
Selasa, 08 Agustus 2023 | 10:45 WIB
Indra Sjafri menanggapi fenomena pemain Timnas masuk pendidikan polisi. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

SUARA BANDUNG - Indra Sjafri mengomentari fenomena pemain sepakbola profesional masuk pendidikan polisi, bahkan menyandang predikat punggawa Timnas Indonesia.

Memang, beberapa waktu yang lalu, 9 pemain Timnas Indonesia U-20 masuk dalam pendidikan kepolisian.

Alhasil, kabar itu menjadi pro dan kontra di kalangan pecinta sepakbola nasional, terlebih sang pemain sudah terikat kontrak profesional, serta beberapa kali jadi andalan Timnas Indonesia U-20.

Menanggapi fenomena yang ada, menurut pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri justru menyayangkan keputusan sang pemain.

Seharusnya, menurut Indra Sjafri pemain profesional harus menghormati kontraknya.

"Saya mohon maaf kurang setuju sebenarnya kalau pemain profesional," ucap Indra, dikutip dari Bolatimes, (8/8/2023).

Bahkan, Indra menceritakan perjuangannya saat meniti karir sepakbola. Ia berhenti dari sebuah Perusahaan, yakni PT Pos Indonesia, demi berkecimpung di dunia sepakbola.

Tapi, pemain muda Indonesia malah memilih meninggalkan kontrak profesionalnya, meski dengan dalih kehidupan masa depan. Indra menilai tetap tidak profesional keputusannya.(*)

Baca Juga: Buntut Kontroversi Aliran Sesat, Kyoungyoon Resmi Hengkang dari Grup DKZ

Load More