/
Jum'at, 11 Agustus 2023 | 15:15 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia kritik Piala AFF U-23. (Dok. Liga Indonesia Baru)

SUARA BANDUNG - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Pieter Huistra mengkritisi adanya Piala AFF U-23.

Selain itu, Pieter Huistra juga menilai pemain yang bermain inti di timnya masing-masing tak perlu datang ke Piala AFF U-23.

Apalagi, menurut mantan pelatih interim Timnas Indonesia di tahun 2015, mengatakan, Piala AFF U-23 tidak masuk kalender FIFA dan hanya jadi penghambat kemajuan Liga 1.

"Ini turnamen (Piala AFF U-23) bukan (kompetisi resmi) FIFA. Kita lihat Premier League dan La Liga, mereka fokus kompetisi, jadi bisa improve, kerja keras buat semua tim," ucap Pieter Huistra, dikutip dari Bolatimes, (11/8/2023).

Pendapat dari pelatih yang kini menangani Borneo FC, bak mendukung argumen Shin Tae Yong.

Shin Tae Yong diketahui juga mengerti perasaan pelatih tim Liga 1 yang keberatan melepas pemainnya ke Timnas Indonesia U-23.

Oleh sebab itu, juru taktik asal Korea Selatan berpendapat, agar Piala AFF U-23 ditiadakan atau dibubarkan.

Karena pemain U-23 banyak yang bermain inti di timnya serta menghambat perkembangan sepakbola sebuah negara.

Sementara, Pieter menegaskan pemain muda atau U-23 bisa mendapat banyak pengalaman dari kompetisi Liga.

Baca Juga: Punya Kucing Penakut? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Berani

Pieter selain pernah menjadi pelatih interim Timnas Indonesia, ia sempat menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI tahun 2014-2015.(*)

Load More