- Kebakaran melanda gudang limbah plastik dan pemukiman warga di Kampung Rawajulang, Cikarang Barat, Minggu (31/5/2026) sore.
- Api menghanguskan gudang, tiga rumah warga, dan satu unit truk namun tidak menyebabkan adanya korban jiwa.
- Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengerahkan 12 unit armada pemadam untuk memadamkan api yang sulit dikendalikan akibat material plastik.
Suara.com - Suasana tenang menjelang waktu Maghrib di Kampung Rawajulang, Cikarang Barat, berubah menjadi mencekam pada Minggu (31/5/2026). Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan limbah plastik dan dengan cepat merambat ke pemukiman padat penduduk yang berada di sekelilingnya.
Kejadian yang bermula sekitar pukul 17.30 WIB tersebut memicu kepanikan luar biasa. Material plastik dan kain yang tertumpuk di dalam gudang membuat si jago merah membumbung tinggi dan menyambar apa pun yang ada di dekatnya, termasuk kendaraan dan rumah tinggal.
Ferdi (25), salah seorang warga setempat yang berada di lokasi saat api mulai mengamuk, menceritakan bagaimana kobaran api tak terkendali menjangkau bangunan rumah warga.
"Api dari gudang merembet ke beberapa rumah. Saya belum tahu penyebabnya dari mana tapi gudang itu berisi limbah plastik," kata Ferdi di lokasi, Minggu malam.
Melihat api yang terus meluas, warga bergerak cepat mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah mereka. Selain menghanguskan setidaknya tiga unit rumah, satu unit truk yang terparkir di area gudang juga dilaporkan hangus dilalap api.
"Sudah ada beberapa rumah yang terkena. Tadi warga sempat mengamankan barang-barang dari rumah," ujarnya.
Besarnya skala kebakaran memaksa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi meminta bantuan tambahan dari wilayah tetangga dan sektor industri. Sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran akhirnya diterjunkan ke lokasi, termasuk bantuan dari Damkar Kota Bekasi, pengelola kawasan industri MM2100, hingga unsur TNI.
Komandan Pleton 3 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya harus menambah kekuatan armada karena api sulit dijinakkan.
"Awalnya mengerahkan tiga unit dari Mako Cibitung. Karena api cukup besar, kami juga meminta bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi," kata Adhi.
Baca Juga: 12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
Petugas di lapangan menghadapi tantangan berat karena karakteristik material yang terbakar merupakan bahan yang sangat mudah menyulut api kembali. Proses pendinginan pun memakan waktu hingga berjam-jam setelah api utama berhasil dikuasai.
"Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka. Soal penyebab kejadian, biar nanti dari pihak kepolisian yang menjelaskan setelah proses penyelidikan," pungkas Adhi.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kebakaran masih dalam pengamanan petugas guna memastikan tidak ada titik api baru yang muncul. Sementara itu, kerugian materiil akibat hangusnya gudang, rumah, dan satu unit truk tersebut diperkirakan mencapai angka yang cukup besar
Berita Terkait
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut