SUARA BANDUNG - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini berbicara soal masa depan sepakbola tanah air.
Fakhri Husaini menyinggung soal pembinaan pemain muda di tanah air, usai Timnas Indonesia U-17 dipastikan ikut berlaga di Piala Dunia U-17.
Menurut pandangan Fakhri Husaini, ini adalah salah satu momentum untuk mengukur sebarapa jauh perkembangan sepakbola Indonesia.
Oleh karenanya, sangat tepat Piala Dunia U-17 diselenggarakan di Indonesia, menurut keterangan Fakhri Husaini.
"Kalau saya, saya seneng sekali ini (Piala Dunia U-17) ada di Indonesia, supaya kita ngukur," jelas Fakhri, dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, (16/8/2023).
Dengan demikian nantinya akan terlihat, standar sepakbola Indonesia. Dan parameter melihatnya adalah membandingkan dengan sepakbola Eropa atau minimal negara Asia yang maju, bukan lagi ASEAN (Asia Tenggara).
"Ukurannya jangan Asean lah, ya engga. Ukurannya jangan Asean gitu, Asean (AFF) kita sudah pernah juara kok," lanjutnya.
Kemudian Fakhri menyarankan PSSI untuk menganalisa di mana letak kekurangan pembinaan usia muda sepakbola Indonesia, setelah bertemu dengan negara Eropa.(*)
Baca Juga: Naikkan Intensitas Latihan Timnas Indonesia U-23 Jelang Lawan Malaysia, Ini Tujuan Shin Tae-yong
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total