SUARA BANDUNG - Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir dikatakan telah mengultimatum Bima Sakti terkait Timnas Indonesia U-17.
Ultimatum Erick Thohir kepada Bima Sakti ini, berkaitan dengan batas waktu untuk segera dibentuk skuad inti Timnas Indonesia demi persiapan yang matang pada ajang Piala Dunia U-17.
Sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima sakti diberikan waktu oleh Erick Thohir hingga akhir Agustus 2023 untuk meracik tim inti Garuda.
Kabar terkait ultimatum Erick Thohir kepada Bima Sakti tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Patriot Garuda, Rabu (16/8/2023).
"Erick Thohir meminta Bima Sakti segera menyerahkan nama-nama pemain Timnas Indonesia U-17. Jadi, nama-nama pemain sudah didapat saat mereka bertolak ke Jerman nantinya," kata Narator video menginfokan, dikutip hari Jumat (18/8/2023).
"Saya sudah meminta Coach Bima yang saat ini didampingi Coach Indra dan Frank, untuk memastikan pekan ke-3 atau ke-4 Agustus, tim inti harus sudah terbentuk'," sambung narator menirukan pernyataan Erick Thohir.
Narator video juga mengatakan bahwa Erick Thohir menegaskan dalam seleksi yang dilaksanakan, PSSI menjamin tak ada pemain titipan.
Melihat kondisi tersebut, warganet lantas memberikan pendapat mereka di kolom komentar.
Banyak di antara mereka berharap skuad Timnas U-17 bisa terbentuk sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia.
"Semuga Indonesia menjadi tuan rumah yg baik dan para.pencinta timnas berharap setelah tampil di turnamen dunia trsb pelatih b s. Tukiman selalu menunton pertandingan sampai final sambil pakai ikat kepala bertuliskan kami mendukinngMu sebagai penonton yg sangat baik," komen @kudsirahman****.
"SEMOGA INDONESIA JADI TUAN RUMAH YG BAIK UNTUK TIM U17 DUNIA. TIMNAS U 17 BIMA SAKTI CUKUP TAMPIL SEKSLI DI PEMBUKAAN BAWAKAN TARIAN POCO- POCO.DAN BS TAK PERLU SELEKSI PEMAIN KARENA BIKIN OENGGEMAR BOLA SAKIT HATI.," tulis @zainalaripin****
"Harusnya Erik sebelum menetapkan pelatih tim 17 th musyarawah dgn pengurus pengamat dan pencinta sepak bola dan ini akibatnya Bima jadi bulanan bulanan nitizen s bola.," kata @drs.darmawiranimsc.****.(*)
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia di Laga Perdana Piala AFF U-23
-
Jelang Laga Perdana, Dua Pemain Ini Dilarang Membela Timnas Indonesia di Piala AFF, Manajer: Tidak Mungkin Ada Pengganti
-
Bung Ropan Sebut Laga Pertama Selalu Sulit tapi Timnas U-23 Harus Menang Lawan Malaysia karena
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL