SUARA BANDUNG - Akhir-akhir ini Kota Bandung sedang disorot terkait kualitas udara yang buruk.
Isu kualitas udara buruk di Kota Bandung ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Kota Bandung sempat menjadi perbincangan karena menduduki posisi teratas kota dengan kualitas udara terburuk se-Indonesia.
Menanggapi isu kualitas udara ini, Kepala Seksi Pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Irene Irmamuti turut memberikan penjelasan.
Irene menyampaikan Indeks Standar Polusi Udara (ISPU) Kota Bandung dalam satu minggu terakhir berada dalam kategori Sedang.
Kategori Sedang artinya tingkat kualitas udara masih dapat diterima makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan.
Dirinya memaparkan alasan mengapa ISPU Kota Bandung tidak masuk dalam kategori Baik atau Sehat, tapi berada dalam posisi Sedang.
Selain bersumber dari asap kendaraan dan cerobong pabrik, ternyata kualitas udara dipengaruhi oleh cuaca ekstrim di Kota Bandung.
"Hal yang mempengaruhi kondisi tersebut di atas adalah karna kondisi cuaca ekstrim di Kota Bandung musim kemarau," tuturnya, dikutip dari Laman Resmi Kota Bandung, Minggu (20/8/2023).
Baca Juga: Buka Aib di Depan Psikolog Bolehkah? Buya Yahya Peringatkan Hal Ini
"Dan juga karna posisi Kota Bandung yang berada pada cekungan menyebabkan akumulasi polusi lebih lama," lanjut dia.
DLH Kota Bandung sedang berusaha untuk meningkatkan kualitas udara di Kota Kembang ini. Salah satunya mengimbau masyarakat untuk menerapkan empat hal di bawah ini:
1. Mengenakan masker saat berada di area padat dan luas yang kering untuk terhindar dari debu.
2. Menanam pohon untuk mereduksi polusi udara.
3. Melakukan pemeliharaan kendaraan bermotor lewat tune up rutin dan uji emisi kendaraan.
4. Tidak membakar sampah di halaman rumah.(*/Alina)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis Pakai QRIS BRImo
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!
-
7 HP Gaming Paling Murah April 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Merpati Kolongan Warga Bandar Lampung Rp3,5 Juta Digasak, Dijual Cuma Seharga Pulsa
-
Tamara Bleszynski Jadi Tamu di Nikahan Anak, Ibu Tiri Pastikan Teuku Rassya Sudah Beri yang Terbaik
-
Timnas Indonesia U-17 Menggila! John Herdman Kaget Lihat Agresivitas Garuda Muda
-
Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah