- Arsenal dan PSG akan bertanding pada final Liga Champions di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu 30 Mei 2026.
- UEFA menjadwalkan kick-off pukul 23.00 WIB untuk meningkatkan efisiensi operasional, kenyamanan suporter, dan jangkauan penonton di Asia.
- Penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan pertandingan tersebut melalui siaran langsung SCTV dan layanan live streaming Vidio.
Suara.com - Final Liga Champions 2025/2026 akan menyajikan pertarungan sengit antara Arsenal vs PSG Kedua tim akan saling berhadapan dalam laga puncak yang digelar di Puskás Aréna, Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Pertandingan ini menjadi panggung perebutan gelar tertinggi sepak bola Eropa setelah kedua klub tampil impresif sepanjang musim.
PSG datang sebagai juara bertahan, sementara Arsenal berambisi mengukir sejarah dengan meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Laga PSG vs Arsenal dijadwalkan berlangsung pukul 23.00 WIB.
Penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung SCTV serta layanan live streaming Vidio.
Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, laga puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu tidak dimainkan pada pukul 21.00 waktu setempat.
UEFA memutuskan menggelar final di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu (30/5/2026) pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 23:00 WIB.
Menurut penjelasan UEFA, jadwal kick-off yang lebih awal memberikan keuntungan bagi tim, penyelenggara, hingga para suporter yang hadir langsung di stadion.
Dengan pertandingan selesai lebih cepat, proses operasional dan logistik menjadi lebih mudah dikelola setelah musim yang panjang dan padat.
Baca Juga: Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
Selain itu, klub peserta, petugas stadion, hingga pihak penyiar televisi dinilai dapat bekerja lebih efisien dibandingkan jika pertandingan berakhir larut malam.
UEFA juga menilai perubahan jadwal akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pendukung kedua tim.
Suporter yang datang ke Budapest memiliki lebih banyak waktu untuk kembali ke hotel atau kota asal mereka setelah pertandingan berakhir.
Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi Budapest sebagai penyelenggara final Liga Champions musim ini.
Faktor lain yang menjadi pertimbangan UEFA adalah kenyamanan penonton televisi di Eropa.
Pertandingan yang dimulai pada sore hingga malam hari dianggap lebih ramah bagi keluarga, terutama anak-anak yang selama ini sering kesulitan menyaksikan final hingga selesai karena berlangsung terlalu larut.
Berita Terkait
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia
-
Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini
-
KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi
-
Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi
-
Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat
-
Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar
-
Kulit Sawo Matang Hindari Lipstik Warna Apa? Ini Panduannya agar Wajah Gak Kusam
-
Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar 3 September
-
Mengapa HP Android Murah Sering Patah-Patah setelah Dipakai 1 Tahun? Ini Jawabannya