SUARA BANDUNG - Video viral suporter PSIS jarah dan rampok tas Bobotoh, usai laga Persib Bandung vs Skuad Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (20/8/2023).
Dalam video viral tersebut, nampak salah satu kendaraan Bobotoh didatangi rombongan fans PSIS Semarang, serta mengambil beberapa barang mereka. Salah satunya adalah tas milik suporter Persib.
Sebuah minibus Bobotoh nampak dikepung oleh suporter PSIS di luar stadion, salah satu dari mereka mengambil tas berwarna coklat dan tas lain se-isinya yang merupakan milik fans Persib.
Karena kejadian tersebut, salah satu korban bersuara dan mengunggah video pendek aksi tak terpuji supoter PSIS. Ia menyebut jika kerugian yang dialami cukup besar.
"ieu bus kami keur parkir di rampokkk supir jeng kenek ge teu bisa kukumaha da lawana masa, kerugian cukup besar lah, dasarr br*ngsek perampokkk !!! (itu bus kami parkir dirampok, sopir dan kondektur juga tidak bisa berbuat apa-apa karena lawannya massa)," cuit akun Twitter @rikkyutama_, mengunggah video berdurasi 0,11 detik, Senin (21/8/2023).
Melihat aksi tersebut, banyak para suporter menyayangkan oknum fans PSIS yang melakukan hal kriminal.
"tass, jaket , dll, didalemnya ada uang tunai lumayan besar , nah termasuk tas yg coklat itu milik teman saya juga," tambahnya menjelaskan.
Meski sebelumnya, kericuhan sudah terjadi di tribun penonton dengan aksi pelemparan kerikil, semen hingga air kencing dan ludah.(*)
Baca Juga: Ferry Irawan Ngotot Tak Lakukan KDRT, Venna Melinda Update Keracunan Makanan
Berita Terkait
-
Meski Laga Panas Liga 1 Antarkan PSIS Takluk di Kandang Sendiri, Gilbert Agius: Saya Bangga kepada Pemain
-
PSIS Semarang Kalah dari Persib Bandung, Tingkah Suporter Jadi Sorotan: Diludahi sampai Dikencingi
-
Pekan ke-9 BRI Liga 1: Madura United Semakin Mantap di Puncak, Persib Keluar dari Zona Degradasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026