SUARA BANDUNG - Selama tiga tahun menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae Yong hampir saja menorehkan tunta emasnya.
Namun, takdir berkata lain, Shin Tae Yong justru mengalami hasil yang tak sesuai harapan. Tiga kali kesempatan emas justru berujung dengan kegagalan.
Shin Tae Yong sesungguhnya pernah membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih baik, terbukti ia berhasil membawa Garuda ke Putaran Final Piala Asia 2023 Qatar.
Tapi, sayangnya saat datang kesempatan langka, yakni berlaga di Babak krusial, Timnas ditangan Shin Tae Yong justru alami hasil tak baik.
Berikut 4 kegagalan paling menyakitkan yang dialami oleh Shin Tae Yong dengan Timnas Indonesia:
1. Final Piala AFF 2020
Dalam Final AFF 2020, Timnas berkesempatan untuk meraih trofu perdananya, tapi Shin dan anak asuhnya justru tampil tidak begitu baik.
Alhasil, Thailand sebagai lawan Indonesia, mampu menggilas Garuda dengan agregat 4-2 fi Final Piala AFF 2020. Ini merupakan kegagalan pertama STY yang menyakitkan.
2. Semifinal SEA Games 2021
Baca Juga: Sosok Profesor Aswanto Calon Penjabat Gubernur Sulsel, Pernah Dicopot Jadi Wakil Ketua MK
Satu tahun berselang, STY mendapatkan momen berharganya lagi, namun lagi-lagi nasib siap menimpa pelatih asal Korea Selatan.
Thailand kembali menjadi monok serius bagi STY, pada Semifinal SEA Games 2021, Timnas U-23 harus kalah 0-1 oleh pasukan Gajah Putih.
3. Semifinal Piala AFF 2022
STY yang masih menjadi nahkoda Timnas Senior, diberi kesempatan lagi untuk menangani Jordi Amat dan kawan-kawan. Mereka mampu menembus semifinal.
Namun, saat leg pertama, Garuda tak bisa memanfaatkan dukungan ribuan pendukungnya di Gelora Bung Karno. Oleh sebab itu, saat bertanding di kandang Vietnam, Timnas malah dihajar 2-0 oleh tim Bintang Emas.
4. Final Piala AFF U-23 2023
Kesempatan terbaik kembali datang kepada STY baru-baru ini, trofi pertama di depan mata. Dengan skuad seadanya, pelatih Timnas U-23 mampu menggasak tuan rumah Thailand di Semifinal.
Sayangnya, takdir tak apik kembali menghampiri STY, pada laga Final, Indonesia kalah adu penalti dengan Vietnam.
Demikian kegagalan paling menyakitkan yang dialami Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia.(*)
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Turkmenistan: Stefano Lilipaly dan Saddil Ramdani Topang Bomber Dimas Drajad
-
Shin Tae-yong Kasih Masukan Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan? Bima Sakti Ungkap Fakta Menarik Jelang Laga
-
Shin Tae-yong Tepikan 3 Pemain Terbaik di Piala AFF U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23, Siapa Saja?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci