SUARA BANDUNG - Banyak warganet pertanyakan menghilangnya pemain keturunan asli Sumedang, yang tak masuk di dalam daftar skuad Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan.
Padahal, dipantau dari video latihan Timnas Indonesia U-17, jelang melawan Korea Selatan, Bima Sakti masih memanggil pemain keturunan asal Sumedang.
Bahkan, Ayah dari pemain keturunan ini sangat berharap anaknya bisa masuk ke skuad Timnas Indonesia U-17.
Dari profil singkatnya, pemain keturunan yang memiliki nama lengkap Aaron Suitela, ia bermain untuk Bullen FC, Australia.
Tak hanya itu, Aaron merupakan salah satu pemain keturunan yang masih tersisa di skuad Garuda Asia.
Bima Sakti sebagai pelatih Timnas U-17, sudah mencotet cukup banyak pemain diaspora. Tapi, dua nama masih dipertahankan, termasuk Aaron Suitela.
Sebuah pertanyaan muncul di benak netizen, saat nama Aaron Suitela tak hadir di barisan Garuda Asia menghadapi Korea Selatan, ke mana?
"si Aaron ke mana?" tulis netizen, dikutip dari akun Instagram @tim.nasional, (31/8).
"Aaron dikunciin di WC," tanggapan lain warganet.
Baca Juga: Wakili Isi Hati Rakyat, Kiky Saputri Buka Suara soal Kualitas Udara di Jakarta
"Aaron Suitela mana," ketik warganet.
Dikutip dari akun Instagram @review.timnas, Ayah Aaron merupakan Pria asal Sumedang yang menikah dengan sosok Wanita dari Turki. Alhasil, Aaron memiliki darah keturunan Indonesia-Turki.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis