SUARA BANDUNG - Bek kanan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam akan berkesempatan menghadapi tujuh pemain ngeri level dunia.
Hal itu tak terlepas dari Timnas Indonesia yang berhasil melangkah ke Piala Asia 2023 Qatar, bahkan Asnawi Mangkualam disinyalir akan menjadi andalan pelatih Shin Tae Yong.
Meski demikian, tentu saja Asnawi Mangkualam bakal menjamu pemain yang lebih hebat levelnya, bahkan di atas Alejandro Garnacho.
Tujuh pemain ini merupakan amunisi Jepang untuk merebut trofi Piala Asia 2023, apalagi mereka bertugas agar bisa membongkar barisan pertahanan lawan.
Asnawi yang memiliki kemampuan bertahan cukup baik di level sepakbola Indonesia, tentu mendapat pekerjaan rumah baru.
Berikut tujuh pemain yang levelnya di atas Garnacho dan bisa menjadi musuh Asnawi di Piala Asia 2023:
1. Kaoru Mitoma
Pemain sayap kiri Jepang yang satu ini dikenal dengan kemampuan menggiring bolanya. Bahkan, ia pernah membuat sebuah tesis tentang menggiring bola untuk melewati lawan.
Kaoru Mitoma kini berseragam Brighton & Hove Albion FC. Ia juga tampil reguler bersama timnya di Liga Inggris. Tentu saja menjadi masalah baru bagi Asnawi di Piala Asia.
Baca Juga: Mesra Bareng Jokowi, Analis Dorong Duet Ganjar-Prabowo: Capresnya yang Punya Stamina Kuat dan Muda
2. Daichi Kamada
Gelandang serang milik Lazio akan menjadi sebuah perhatian bagi lini pertahanan Indonesia di Piala Asia, apalagi ia sering mengirim umpan terobosan yang akurat.
Asnawi yang menjadi bagian benteng Timnas, akan berpeluang menghadapi kreator serangan Jepang di Piala Asia.
3. Junya Ito
Cepat dan lincah, menggambarkan penyerang asal Jepang yang sedang merumput bersama Reims di Liga 1 Prancis. Tentu ia bisa menjadi lawan tangguh untuk Asnawi di zona belakang Timnas.
4. Takumi Minamino
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional