SUARA BANDUNG - Bicara soal pemain naturalisasi di Timnas Indonesia, membuat sebagian publik berbeda pendapat.
Perbedaan pendapat mengenai pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia dari publik terkadang membuat gaduh media sosial.
Terobosan PSSI dalam memperkuat taji Timnas Indonesia, mereka memboyong beberapa pemain naturalisasi, tapi justru tak sedikit menuai kontroversial.
Ada beberapa pihak yang kurang setuju. Namun, menurut keterangan Staff Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hamdan Hamedan, naturalisasi adalah pelengkap.
Selain sudah adanya talenta lokal yang bagus dari hasil kompetisi dalam negeri, naturalisasi menambah warna untuk Timnas.
"Naturalisasi bagi saya ibarat piramida, atau saya menyebutnya sebagai 4 sehat 5 sempurna," jelas Hamdan, dikutip dari kanal YouTube Sportify Indonesia, (6/9/2023).
"Kalau kita bicara perkembangan sepakbola, kita mengidentifikasi talenta pool yang kita miliki. Jadi ada talent ga di dalam negeri, jawabannya di Indonesia ada, kemudian ada ga pelatih yang bisa membina mereka, ketiga ada ga klub yang mengayomi mereka, kemudian ada ga kompetisi," ungkapnya.
Setelah empat pilar membangun Timnas sudah ada di dalam negeri seperti yang disampaikan Hamdan, kemudian naturalisasi datang sebagai pelengkap.
"4 sehat 5 sempurnanya ini adalah naturalisasi, selama pemain itu secara legal formal, eligible untuk membela negara yang hendak menaturalisasinya, itu tidak bertentangan dengan statuta FIFA," pungkas Hamdan.
Baca Juga: BRI Liga 1 Dijeda FIFA Matchday, Bali United Fokus Benahi Taktik
Jadi naturalisasi bukanlah aib seperti apa yang diutarakan sebagian pengkritik tentang kebijakan itu, menurut pendapat Hamdan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Tarif Tol Padang-Sicincin untuk Semua Golongan Kendaraan, Ini Rinciannya
-
7 HP Murah Harga Rp1 Jutaan yang Awet untuk Pemakaian Lama, Spek Juara!
-
Perkuat Ekosistem Digital, Peruri Akselerasi Modernisasi Internal lewat ERP dan Cyber Security
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran
-
Wajah Semringah Ibu Hamil di Sukoharjo, dapat Program MBG: Gizi Tercukupi, Hasil USG Jadi Bagus
-
Inspirasi Makeup Jelang Lebaran: Tampilan Segar yang Menonjolkan Riasan Mata dan Bibir