SUARA BANDUNG - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia dikenal oleh masyarakat tanah air sejak lama.
Khususnya pada 2011, PSSI kala itu gencar membuat terobosan dalam memperkuat Timnas Indonesia, mereka melakukan naturalisasi pemain keturunan.
Hingga kini, program atau kebijakan itu masih dilakukan, bahkan sampai kepelatihan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.
Tapi, sepanjang program itu berjalan, terdapat perbedaan terkait pemilihan pemain naturalisasi yang akan digunakan di Timmas Indonesia.
Termasuk saat Simon McMenemy melatih. Dilansir dari data Transfermarkt, Simon menggunakan pemain naturalisasi yang relatif banyak.
Begitupun dengan Shin Tae Yong, tetapi hasilnya berbeda dari apa yang digunakan oleh Simon.
Berikut perbandingan pemanggilan pemain naturalisasi era Simon vs Shin Tae Yong.
Era Simon
Simon menangani Timnas saat menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022, mantan pelatih Bhayangkara FV itu, memanggil beberapa pemain naturalisasi.
Baca Juga: Siskaeee Ogah Disebut Bintang Bokep: Pemain Film Dewasa Saja
Pemain naturalisasi yang ia panggil adalah Beto Goncalves, Osas Saha, Greg Nwokolo, Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Otavio Dutra, Victor Igbonefo, Esteban Viscara.
Naturalisasi di Era Shin
Sementara itu, di era Shin Tae Yong, beberapa pemain pernah dipanggil pelatih asal Korea Selatan.
Pemain naturalisasi yang pernah dipanggil STY adalah Victor Igbonefo, Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Sandy Walsh, Jordi Amat, Marc Klok, Shayne Pattynama, Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Perbedaan dari kedua pelatih Timnas itu adalah, STY lebih memilih pemain naturalisasi yang bermain dari klub luar negeri, sementara Simon memanggil dari tim Liga lokal. Meskipun ada beberapa nama yang dipanggt STY berstatus pemain klub lokal.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026