SUARA BANDUNG - Pengamat sepak bola dari Malaysia menyoroti upaya Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir yang diduga sedang berburu striker naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Melalui kanal YouTube Asqalani Studio, langkah Erick Thohir berburu striker naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia dipertanyakan.
Ia penasaran kebenaran terkait dibutuhkannya striker naturalisasi untuk Timnas Indonesia, seperti yang ingin dibidik Erick Thohir.
Tak hanya itu, ia juga menanyakan dampak dari adanya pemain maupun striker naturalisasi yang dicari Erick Thohir, bagi perkembangan Timnas Indonesia.
"Pentingkah pemain naturalisasi untuk membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih sendiri? Perlukan ada banyak pemain naturalisasi dan apa dampaknya?," kata si pengamat sepak bola, dikutip dari kanal YouTube Asqalani Studio, Kamis (5/10/2023).
Netizen Indonesia yang melihat konten itu, memberikan tanggapan mereka melalui kolom komentar.
Berdasarkan pengamatan netizen Indonesia, pemain naturalisasi berdampak besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia, khususnya timnas.
"Naturalisasi sangat penting untuk meningkatkan kwalitas permainan. Akan menjadi motivasi dan daya saing yg sehat bagi pemain lokal untuk bermain lebih baik," komen @evayulvi******
"Sangat sangat perlu bang naturalisasi utk membuat timnas semakin maju, tdk mengecilkan pemain lokal, persaingan di tim semakin ketat maju trs Indonesia,," kata @EkoSu******.
Sementara itu, ia juga mengomentari rumor Mauro Zijlstra sebagai striker keturunan yang sedang diincar Erick Thohir.
Menurutnya, sejauh ini tak ada masalah dengan pemain naturalisasi yang bergabung dengan Timnas Indonesia.
"Mauro Zijlstra, yang mana keturunan Belanda. Ayahnya keturunan Indonesia, daripada Bandung ya. Kalau benar dapat dinaturalisasi, ini baik buat Indonesia," kata dia.(*)
Berita Terkait
-
Robi Darwis Siap Tampilkan yang Terbaik bagi Persib Bandung meski Sempat Kelelahan usai Bela Timnas Indonesia di Asian Games
-
Klaim 'Wonderkid' Timnas Indonesia untuk Egy Maulana Vikri dkk Tak Tepat? Bung Towel: Pelajaran Berharga
-
Persaingan Ketat! Alfeandra Dewangga Tak Dipanggil Shin Tae Yong ke Timnas Indonesia, Kalah dengan Para Senior?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati