SUARA BANDUNG - Melihat pertandingan-pertandingan sebelumnya, Persib Bandung selalu melakukan startegi transisi cepat dan mematikan. Pola serangan yang dibangun mampu menusuk jantung pertahanan lawan sehingga eksekusi striker Maung Bandung tidak pernah meleset.
Lantas apakah Borneo FC akan mampu keluar dari serangan mendadak Persib? Akankan Persib kembalu menerkam borneo FC di laga Liga 1 2023-2024? Layak dinantikan skor akhir Persib nanti.
Membedah bagaimana pola serangan dan pertahanan Persib sangat menarik dibahas.
Ulasan dan analisis Persib sebagaimana dirangkum dalam tayangan di Kanal Youtube
Icammm Sport pada Sabtu, 14 Oktober 2023, disebutkan para pemain Persib itu memancing lawan untuk semakin keluar menyerang.
Namun, satu momen saja, saat dua pemain ini, yaitu Marc Klok atau Madinda merebut bola, maka yang terjadi 90 persen akan terjadi gol. Pola serangan itu tak hanya terjadi sekali, tapi berkali-kali.
Dari sisi taktik pergantian pemain pun, lagi-lagi Pelatih Bojan Hodak menunjukkan kelasnya. Awalnya, kita tentu bertanya-tanya saat Persib melawan Persebaya, mengapa Rahmad Irianto yang bermain begitu baik, tiba-tiba ditarik.
Bojan Hodak langsung memasukkan seorang Dedi Kusnandar yang saat itu laga tersisa hanya tinggal 15.
Rupanya Bojan Hodak sadar betul dengan tipikal pemainnya. Pada menit terakhir pertandingan akan banyak terjadi gesekan, yang mana seorang gelandang bertahan kerap kali melakukan profesional foul yang berpotensi mendapatkan kartu.
Dan Bojan Hodak sadar, Irianto posisinya tak aman dan telah mendapat kartu kuning di babak pertama.
Baca Juga: Persib dalam Cengkraman Tangan Dingin Bojan Hodak, Transisi Taktik Ekstrem Jadi Mesin Penghancur
Jika terus dibiarkan akan menjadi masalah besar bagi pertahanan Persib jika Irianto harus mendapatkan kartu kuning kedua.
Seandainya terjadi sesuatu yang tak diinginkan di barisan pertahanan Persip, tampaknya Bojan Hodak menonton dan belajar banyak dari pertandingan MU melawan Galatasaray di UCL kemarin.
Ia tak mau Irianto dan Persib senasib dengan Casemiro dan MU. Dan yang terjadi, Irianto ditarik keluar, kemudian Deddy yang menggantikan peran menjadi holding midfielder dan sukses menjalankan peran krusial itu.
Masuknya Dedi membuat lini tengah Persib semakin kokoh. "Kemudian, saat Beckam ditarik dan memasukkan Fred Butuan, kita tentu bertanya tentang keputusan itu. Padahal, Beckam baru saja memberikan assist kepada DDS lewat akselerasi di sisi kiri pertahanan Persebaya. Dan lagi-lagi, Hodak seperti ingin bilang, "Tonton aja dulu."
Maka yang terjadi, Fred berhasil menjadi pemain kunci pergerakan dan umpan kuncinya ke Marc Klok sukses menjadi gol ketiga, yang dilepas oleh David da Silva, sekaligus gol kemenangan Persip melawan Persebaya Surabaya.
Hodak ini selain punya karakter tegas bahkan galak, ia juga tampaknya memang menguasai betul urusan membaca jalannya pertandingan.
Tag
Berita Terkait
-
Persib dalam Cengkraman Tangan Dingin Bojan Hodak, Transisi Taktik Ekstrem Jadi Mesin Penghancur
-
Giliran Borneo FC Korban Strategi Bojan Hodak Selanjutnya, Persib Kubur Tiki Taka ala Luis Milla, Persebaya Buktinya
-
Tekad Ezra Walian dkk Bawa Persib Bandung Sikat Habis Dua Laga Sisa Putaran Pertama BRI Liga 1 dengan Kemenangan
-
Ezra Walian Beberkan 3 Hal yang Harus Diperhatikan Jika Persib Bandung Mau Curi Kemenangan di Kandang Borneo FC
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Dukung Ekonomi Akar Rumput, BRI Surabaya Beri Modal Rp3,8 Triliun ke 89 Ribu Pelaku Usaha
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026