Ketika kulit terbakar hingga melepuh, dilarang untuk memencet atau memecahkan cairan di dalamnya.
Sebab, seperti yang sudah disinggung di poin sebelumnya, pelepuhan pada kulit yang terbakar berasal dari cairan alami dalam tubuh.
Selain itu, sudah ada pelindung dari kulit pada lepuhan yang terjadi akibat sengatan sinar matahari.
Apabila dipencet dan dipecahkan, justru proses penyembuhan kulit yang melepuh akan lebih lama dan beresiko terjadi infeksi.
Namun jika tak sengaja pecah, maka bersihkan menggunakan sabun dan basuh dengan air. Baru oleskan krim anti bakteri. Terkahir, tutup menggunakan kasa.
5. Gunakan pelembab
Usahakan selalu memakai pelembab usai mandi, supaya kondisi kulit tidak kering. Pelembab juga berfungsi untuk meredakan peradangan pada kulit yang terbakar.
6. Rawat kulit yang mengelupas
Jika mengalami kulit terbakar hingga mengelupas, maka jangan memaksanya untuk dikelupas secara paksa. Akan tetapi, biarkan proses pengelupasan terjadi secara alami.
Baca Juga: Jurusan Kuliah dengan Peluang Besar untuk Bekerja di PT Freeport Indonesia
Tetap berikan pelembab ke seluruh area yang mengelupas dan usahakan menggunakan pakaian yang longgar dan lembut.
Pakaian longgar berfungsi untuk memberikan ruang pada kulit supaya bisa lebih bernapas, sehingga proses penyembuhan lebih cepat.
7. Minum obat
Kulit terbakar akibat sinar matahari bisa menyebabkan rasa nyeri dan perih. Sehingga, disarankan meminum obat pereda nyeri, sesuai dosis dan aturan minum.
8. Konsultasi ke dokter
Tujuh langkah di atas bisa dilakukan secara mandiri di rumah, namun jika gejala kulit terbakar sudah sampai parah dan infeksi, maka dianjurkan mengkonsultasikannya ke dokter.
Hal ini disebabkan, apabila terjadi infeksi dan membuat tubuh sakit seperti pusing, keluar nanah dan gejala lainnya, harus segera dikonsultasikan ke pihak yang profesional.
Dokter Saddam Ismail juga menambahkan jika saat cuaca sangat panas, dianjurkan untuk melindungi kulit dengan berpakaian yang panjang dan menggunakan topi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN