SUARA BANDUNG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bandung menangkap ibu dan anak yang menjadi pengedar narkoba jenis pil ekstasi dan sabu.
Kedua tersangka berisinial WD dan RMC kedapatan menyimpan ribuan pil ekstasi dan sabu yang siap edar di Kota Bandung.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan bahwa ibu dan anak tersebut bertugas mengemas ulang serta mengedar narkoba.
Sementara terdapat satu orang lainnya berisinial DHC yang merupakan anak dari WD berperan sebagai penyedia narkoba tersebut.
“Jadi satu keluarga menjadi pengedar, jadi WD itu ibunya, RMC anak perempuan dan satu lagi DHC anak laki-laki yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono.
Pengungkapan ini berawal dari penangkapan RMC terkait sabu di Taman Kopo Indah Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Sabtu (14/10/2023).
Saat penggeledahan di kediaman pelaku di Jalan Guntur, Kota Bandung, petugas mendapatkan barang bukti lainnya. Disitulah terungkap tersangka WD terlibat dalam pengedaran narkotika.
“Dari situ terungkap keterlibatan WD,” sambungnya. (*)
Berita Terkait
-
Siapa Pacar Angela Lee? Ini Sosok MNA Si Kurir Narkoba Fredy Pratama yang Diringkus Polisi
-
Jadi Kaki Tangan Fredy Pratama, AKP Andri Gustami Dapat Upah Rp 1,3 Miliar
-
Terjerat Narkoba, Ammar Zoni Disentil Deddy Corbuzier Dapat Privilege: Lo Ganteng, Lo Punya Kuasa
-
2 Penumpang Kedapatan Bawa Narkoba di Bandara Haluoleo Ditangkap
-
Profil M Najih Alias MNA: Pacar Angela Lee Ditangkap Polisi, Ternyata Kurir Narkoba Fredy Pratama
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi