/
Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:39 WIB
Ketua DPD PDIP Puan Maharani dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh menunjukan salam komando usai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta Senin (22/08/2022). ((Suara.com/Bagaskara))

SuaraBandungBarat.id - Puan Maharani menjadi sosok penting penentu peta koalisi partai politik atau parpol hingga calon peserta Pilpres 2024, meskipun Puan sendiri berdasarkan hasil survei tidak menempati posisi teratas, hal ini seperti yang dikemukakan oleh Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago.

"Aktornya memang Mbak Puan. Kami melihat prospek koalisinya, PDI Perjuangan mudah berkoalisi dengan siapa saja, tergantung pada Mbak Puan," kata Pangi melansir ANTARA.

Megawati selaku Ketua Umum PDIP sudah memberikan mandat kepada Puan untuk membuka ruang komunikasi dengan partai-partai lainnya. Semua parpol nampaknya masih menunggu langkah PDIP hingga saat ini. 

Pangi yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center ini menyebutkan sejumlah parpol lain saat ini memang sudah membangun koalisinya masing-masing.

Akan tetapi, kata Pangi, koalisi politiuk yang sudah terbangun itu bisa dinilai baru sekadar penjajakan dan basa-basi, karena belum punya arah yang jelas.

 "Oleh karenanya enggak ada satu pun sampai sekarang yang koalisinya sudah matang. Itu menurut saya karena masih menunggu PDI Perjuangan," ujarnya.

Pangi pun meyakini kepiawaian Puan dalam membuka komunikasi dengan semua partai politik, bahkan Puan diyakini mampu menjadi sosok politikus yang lebih baik dari Megawati dalam hal membuka komunikasi politik.

 Menurutnya, Puan tidak punya sejarah masa lalu dengan tokoh politik lain yang membuatnya bisa lebih fleksibel dalam membuka komunikasi dengan semua pihak.

"Sosok Puan Maharani gerak politiknya lebih lincah, mahir, dan piawai karena dia tidak punya beban masa lalu atau hubungan yang tidak baik dengan parpol lain. Ruang gerak beliau lebih mudah ketimbang Ibu Mega yang jalan," ucap Pangi.

Baca Juga: Mengaku Imannya Goyah, Nathalie Holscher Sebut Dirinya Sedang Tidak Kuat

Pangi pun mencontohkan langkah politik Puan yang berkenan menyambangi kantor Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Langkah ini tidak mungkin dilakukan oleh Megawati.

 "Mbak Puan bisa lebih merendah untuk mencapai kemenangan politik. 'Kan enggak mungkin Bu Mega mau mengunjungi Surya Paloh. Akan tetapi, Mbak Puan mau melakukan itu," tegas Pangi.

Dikatakan oleh Pangi jika keberhasilan Puan nantinya bisa diukur dari dua aspek. Pertama, apakah ia bisa membangun koalisi yang matang antara PDI Perjuangan dengan partai lain. Kedua, apakah koalisi itu juga menghasilkan kandidat capres yang sesuai dengan harapan. 

Sumber: ANTARA

Load More