SuaraBandungBarat.id - Menko Polhukam Mahfud MD menghimbau para elite politik untuk dibekali visi ke-Indonesia-an dan prinsip kehidupan bernegara.
Hal itu sangat penting agar Indonesia tidak mengalami kemunduran dalam berdemokrasi. Ketika semua elemen bangsa sepakat menjadikan demokrasi sebagai sistem politik, maka kekuasaan benar-benar harus di tangan rakyat. Meskipun potensi penyimpangan kekuasaan di depan mata.
Apalagi kekuasaan oligarki hingga korupsi yang semakin menguat akhir-akhir ini.
Oligarki yang merupakan sistem kepemimpinan hanya ditentukan oleh sekelompok orang yang saling kolutif, berbicara, merencanakan secara curang dan memformulasikannya melalui undang-undang, melalui kebijakan resmi legislatif. Ujar Mahfud MD di Kampus UGM pada Sabtu (27/08/2022).
"Oligarki yang merupakan sistem kepemimpinan hanya ditentukan oleh sekelompok orang yang saling kolutif, berbicara, merencanakan secara curang dan memformulasikannya melalui undang-undang." tutur Guru Besar UII Yogyakarta ini.
"Sehingga ada permainan di situ," tandas Mahfud menjelaskan.
Oleh karenanya, Mahfud meminta para capres-cawapres, bakal calon legislatif dari pusat hingga daerah harus ke KPU pada Mei 2023 mendatang.
"Mereka harus mengikuti proses penggodokan untuk dibekali visi ke-Indonesia-an yaitu membangun demokrasi dan prinsip-prinsip lain kehidupan negara." tambah Mahfud.
Maksud dari pembekalan tersebut diharapkan menjadikan Demokrasi ala Indonesia kedepan bisa lebih baik.
Baca Juga: Modus Pura-Pura Kehabisan Bensin, Maling Gondol 12 Gas Melon
Bukan sebaliknya,demokrasi Indonesia mengalami kemunduran demokrasi dan tidak melahirkan demokrasi substantif dan berkualitas.
"Demokrasi yang lahir dari cara-cara menggunakan formalisme, tidak memberi dampak positif, bahkan merugikan dalam upaya membangun kesejahteraan rakyat," pungkasnya mengaskan.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Praktek Curang dalam Pemilu Sejak Zaman Orba, Waspadai Pemilu 2024
-
Mahfud MD Sebut Kecurangan Pemilu Kini Pelakunya Adalah Parpol, Kalau Dulu Pemerintah
-
Tak Berubah sejak Orba, Mahfud MD Sebut Kecurangan Pemilu Terus Terjadi
-
Mahfud MD Beberkan Pola Kecurangan Pemilu Zaman Orba, Singgung Istilah ABRI, Birokrasi, Golkar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya