/
Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:46 WIB
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. ((Humas Pemprov Jabar))

Di platform Twitter, banyak warganet yang mengecam pernyataan Wagub Jabar soal poligami dapat mencegah penyebaran HIV/AIDS.

Warganet menilai, pernyataan Uu tidak masuk akal. Pasalnya, tak pernah ada riset yang menunjukkan jika menambah pasangan hidup seperti poligami bisa mencegah penyebaran HIV/AIDS.

"Sejak kapan HIV bisa dicegah dengan menambah pasangan alias poligami? Sejak dulu HIV bisa dicegah ya salah satunya dg MEMBATASI jumlah pasangan alias ya udah SETIA aja sama satu, ga perlu nambah2," tulis seorang pengguna.

Tak sedikit pula dari mereka yang menganggap solusi poligami hanya menguntungkan pihak laki-laki. Di mana kemungkinan para istri berisiko mengalami stres.

"Solusi Pak Wagub Jabar buat cegah HIV ini bener2 membahagiakan bapack2 yg hobi kowan-kawin..Gak gini juga donk Pak..solusinya.," tulis warganet lain.

Kata kunci HIV/AIDS dan poligami kemudian mendadak menjadi trending di berbagai lini masa media sosial. Beberapa akun aktivisme gender bahkan turut mengkritisi usulan Uu.

Pernyataan Indonesia Feminis

Akun Instagram @indonesiafeminis menegaskan bahwa HIV/AIDS menular lantaran adanya perbuatan seks yang tak sehat seperti dengan tidak memakai alat kontrasepsi.

"Halo pak. Penyebab terjadinya angka infeksi IMS (Infeksi menular seksual) yang tinggi adalah karena tidak mempraktikan perilaku seks yang sehat yaitu menggunakan pengaman atau kondom," tulis akun Instagram @indonesiafeminis.

Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Kranji Bekasi: Truk Trailer Tabrak Sejumlah Kendaraan Hingga Tiang Menara Telekomunikasi

"Jadi kalau masalahnya tidak mau memakai kondom, maka kita harus menggalakkan penggunaan kondom baik untuk pasangan yang menikah dan tidak menikah," sambungnya.

Tanggapan DPR

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai apa yang disampaikan Uu itu mungkin bagi komunitas tertentu memang menjadi jalan keluar, namun tidak berlaku secara umum.

"Tetapi sebagian besar daripada rakyat kita kan mungkin berpandangan lain bahwa justru seharusnya soal kepercayaan terhadap agama itu diperkuat, sehingga kemudian ya solusinya yang dilarang agama kan tidak boleh dilakukan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan.

Dengan begitu, lanjutnya, tidak perlu lagi diberikan solusi poligami dan lain sebagainya. Dasco juga meminta agar Uu tidak mengeluarkan pernyataan yang mengundang kontroversi di tengah suasana seperti sekarang ini.

Dokter Spesialis Ungkap Poligami Bukan Solusi

Load More