SuaraBandungBarat.id - Pihak Lapas Narkotika II A Jelekong Kabupaten Bandung melakukan test antigen terhadap para Napi, hasilnya sebanyak 47 Narapidana kini diduga Positif terpapar COVID-19.
"Memang benar ada yang terpapar kasus COVID-19 di Lapas Narkotika Jelekong, saya sendiri yang menemukan," kata Dokter Lapas Narkotika II A Jelekong Jeremi Depari saat dikonfirmasi, Jumat (2/8/2022).
Dalam keterangannya jeremi pun mengatakan, kasus ini bermula dari salah satu pasien yang mengeluhkan sesak. Kemudian petugas lapas segera melakukan tes swab antigen kepada pasien tersebut dan hasilnya positif.
"Saya langsung cepat mengarahkan staf dan perawat segera lakukan hal serupa (tes antigen) ternyata ada yang ditemukan juga, yang kontak erat dengan pasien pertama, akhirnya kita lebarkan lagi pemeriksaan dan akhirnya ditemukan 47 orang. Itu yang positif," jelasnya.
Pihak Lapas Jelekong langsung mengupayakan untuk membuat kamar isolasi. Sehingga, yang terkonfirmasi positif langsung dipisahkan.
"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk mengadakan kamar isolasi, jadi kamarnya itu dipisahkan yang positif itu harus di kamar yang sesuai," katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rata-rata pasien positif COVID-19 di Lapas Jelekong merupakan orang tanpa gejala (OTG). "Karena kita sudah vaksin dari dosis pertama hingga ketiga, jadi kalau saya total kan yang bergejala itu cuma 2 orang dan itu lah kasus pertama," ucapnya
Lantas, Jeremi mengatakan pihak kesehatan dari Lapas Jelekong selalu memperhatikan kesehatan setiap narapidana. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19.
Dengan demikian saat ini Lapas Jelekong untuk sementara menutup kunjungan selama 14 hari guna mencegah penyebaran COVID-19. "Sudah sejak 23 Agustus (2022), dibuka kembali saya gak bisa jawab karena itu kewenangan Kalapas," tutupnya.
Baca Juga: Ke Austria, Menhub Jajaki Kerjasama Bangun Kereta Gantung di IKN Nusantara
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat