Suara.com - Seorang wanita bernama Victoria Lang (30) asal Skotlandia terkejut ketika ia secara tiba-tiba didiagnosis menderita kanker darah leukemia.
Sebelum mendapat diagnosis, Lang mengaku mengalami menstruasi berat, yang terjadi dua hari setelah ia mendapat vaksin Covid-19.
"Saya bangun di pagi hari, dan saya harus berlari dan mengambil handuk untuk menahan (darah) di bawah sana. Saya tahu apa yang normal dan seperti apa haid saya (biasanya), dan ini parah," kata Lang, dikutip New York Post.
Insiden ini terjadi pada Maret 2021, ketika beredar informasi bahwa vaksin Covid-19 bisa memengaruhi siklus menstruasi. Jadi, Lang memutuskan untuk menunggu 24 jam untuk melihat apakah kondisinya akan membaik.
Di luar menstruasinya, Lang menyadari bahwa setiap dirinya mengalami memar di tubuh, itu akan sembuh dalam waktu lama.
Lalu, ia pun menjalani beberapa tes darah, dan dokter memintanya melakukan tes sumsum tulang untuk mengonfirmasi kanker darah yang mungkin dideritanya.
Hasilnya, Lang menderita acute promyelocytic leukemia. Ia pun menghabiskan 42 hari di pusat kanker.
Lang mengatakan ia mengalami beberapa tanda lain, yakni berat badan bertambah.
"Saya memiliki stretch mark yang sangat buruk. Anda akan mengira saya memiliki anak kembar, tetapi kulit saya tidak bisa mengatasinya (penambahan berat badan)," sambung Lang.
Baca Juga: Normalkah Sering Merasa Sakit Kepala Saat Haid? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Setelah menjalani pengobatan, ia sekarang dalam remisi dan menstruasinya kembali normal.
"Saya mengimbau orang-orang untuk memercayai insting. Saya tahu menstruasi saya tidak normal, dan jika saya tidak menelepon dokter untuk mendiskusikannya, maka saya mungkin tidak didiagosis dengan cepat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS