/
Rabu, 07 September 2022 | 12:39 WIB
Ngaku Diancam Brigadir J Setelah Dilecehkan di Magelang, Istri Ferdy Sambo Ketakutan. (Youtube Polri TV)

SuaraBandungBarat.id - Isu soal pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi saat di Magelang Jawa Tengah, kini dipertanyakan oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Diketahui sebelumnya  Putri Candrawathi berulang kali mengatakan bahwa dirinya adalah korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J telah beredar di media sosial dan media pemberitaan.

Dalam hal tersebut sejumlah publik dan beberapa pakar menilai adanya kejanggalan sehingga peristiwa tersebut menjadi kontroversi.

Namun sayangnya, pernyataan ini minim bukti dan ada kejanggalan mengenai kenapa istri jenderal ini tidak langsung melaporkan hal tersebut ke polisi. 

Dalam komentarnya, Komjen Agus Andrianto menyebut jika  dugaan pelecehan yang disebut terjadi di Magelang, Jawa Tengah, minim alat bukti. 

Tentang dugaan perkosaan, Komjen Agus Andrianto menyayangkan peristiwa yang sampai saat ini diakui istri Ferdy Sambo, tidak langsung dilaporkan ke pihak kepolisian sesaat setelah kejadian. 

Padahal, jika pihak istri Ferdy Sambo langsung melaporkan kepada penyidik, bisa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan mengumpulkan barang buktinya. 

"Sayangnya mereka (pihak istri Ferdy Sambo) tidak melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian (Polres). Sehingga ada olah TKP dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian tersebut," kata Agus kepada wartawan, Senin (5/9/2022). 


Komjen Agus Andrianto juga menjelaskan soal bagaimana mengungkap kejadian yang minim alat bukti.

Baca Juga: Minta BPDPKS Segera Realisasikan Program Sapras, Karolin: Akses Jalan, Bantuan Pupuk dan Sebagainya

Dia mengatakan, tentang dugaan perkosaan, hanya istri Ferdy Sambo, Brigadir J dan Tuhan Yang Maha Kuasa yang tahu.

"Saya pernah ungkapkan yang tau hanya Allah, PC dan almarhum J yang tahu pastinya" kata Komjen Agus Andrianto.

Komjen Agus Andrianto mengatakan, kebenaran hakiki itu hanya milik Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Sementara untuk kebenaran duniawi, menurutnya harus didasari atas keterangan saksi dan bukti. 

"Kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT. Kebenaran duniawi tentunya didasari atas keterangan saksi-saksi dan bukti," ujarnya. 

Sampai saat ini, perkataan Ferdy Sambo tentang menyangkut kehormatan dan harga diri, tidak jelas maksudnya.

Load More