SuaraBandungBarat.Id - Penyanyi dangdut hot Pamela Safitri dari Duo Serigala mengaku kerap memiliki kebiasaan nonton film porno sebelum berbaring tidur.
"Pamela itu pasti sebelum tidur selalu lihat film yang berbau 17+ gitu lho," kata Pamela Safitri, mengutip dari Youtube Kuy Entertainment yang diunggah baru-baru ini.
Dirinya mengaku dirinya suka menonton film porno sebelum tidur untuk pembelajaran diri sendiri.
"Seneng aja, jadi buat edukasi diri sendiri aja," katanya.
Pamela Safitri mengaku mempelajari gaya berhubungan seks, titik G-spot dan lainnya ketika menonton film porno tersebut.
Tapi, ia menekankan dirinya bukan menonton video porno. Melainkan, sebuah film yang memiliki adegan dewasa.
Selain film dewasa, Pamela Safitri juga suka menonton anime oppai karena dirinya memang suka berimajinasi terhadap hal-hal berbau seks.
Bahkan, ia sudah suka menonton film dewasa ini sejak usia 19-20 tahun.
Namun, adegan pornografi justru sebenarnya berisiko mengaburkan penghalang antara kenyataan dan imajinasi. Dampaknya bisa menyebabkan kerusakan pada hubungan dan memicu perilaku buruk.
Baca Juga: Tak Mendapat BLT, Emak-emak Ngamuk: Samber Gledek, yang Miskin Ini Bisa Pada Mati!
Sebab, apa yang terjadi pada adegan film porno sebenarnya hanya buatan di depan kamera.
Times of India menyebutkan bahkan menyebutkan bahwa sering menonton film porno justru bisa beriman pemahaman yang salah tentang seks. Juga dapat memengaruhi kesehatan atau membuat stres.
Sebuah penelitian membuktikan bahwa laki-laki yang menonton film porno merasa tidak puas dengan kehidupan seks mereka yang bisa jadi karena jenis film porno yang dilihat.
Tidak hanya itu, kejantanan, yang sangat penting bagi setiap pria, telah memperburuk disfungsi ereksi akibat pornografi.
Tontonan pornografi juga sebenarnya menjadi bentuk indoktrinasi psikologis yang menyebabkan kecemasan selama melihat adegan.
Baik pada pria maupun wanita, terutama mereka yang masih muda, salah satu dampak pertama dari menonton film porno adalah kecanggungan sosial di depan umum.
Berita Terkait
-
Pamela Safitri Ungkap Suka Nonton Film Porno Sebelum Tidur, Adakah Dampaknya Bagi Kesehatan Seksual?
-
Cita Citata Batal Nikah Demi Wisata Kuliner di Bandung
-
Deva Mahenra Pamitan dari Ikatan Cinta: Nikmati yang Baik, Abaikan yang Pelik
-
Merindingnya Sopir Truk Niat Antar Wanita Cantik, Malah Nyasar di Tepi Jurang, Endingnya Sampai Kuburan
-
Lucinta Luna Sebut Sebagai Wanita Penghuni Surga, Dicibir Warganet: Ngelawak Aja Lu Om!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas