Kecurigaan bibi Brigadir J ini justru lebih kepada sosok bayi anak bungsu Ferdy Sambo yang usianya masih 1,5 tahun itu.
Roslin Simanjuntak menduga anak bungsu Putri bukan anak kandung Ferdy Sambo.
Putri Candrawathi Pernah Berjanji ke Ibu Brigadir J
Akhirnya terungkap Putri Candrawathi pernah janjikan hal ini kepada sang ajudan.
Janji itu dikatakan Putri Candrawathijauh sebelum kasus pembunuhan Brigadir J.
Kini janji yang dikatakan Putri Candrawathi dituntut oleh ibu Brigadir J.
Sebagaimana diketahui, Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Kasus kematian Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J hingga sekarang masih belum tuntas.
Sehingga saat ini ia menduga anak yang menjadi alasan Putri Candrawathi tidak ditahan bukan merupakan anak biologisnya, namun ia hanya menduga karena pernah dimintai anak untuk adopsi.
Telah berlangsung selama lebih dari sebulan, ada begitu banyak kejanggalan yang menyelimuti kematian Brigadir J.
Termasuk kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga saat menerima jasad Brigadir J usai diotopsi pertama.
Tak puas dengan hasil otopsi pertama, pihak keluarga Brigadir J meminta jasad sang anak kembali dioutopi untuk kedua kalinya.
Tak hanya itu, menerima kenyataan bahwa Brigadir J meninggal dengan cara yang tragis, tak heran jika psikis dari ibunda Brigadir J, Rosti terguncang.
Hal ini seperti disampaikan oleh aktivis Irma Hutabarat, bahwa Rosti kerap memanggil nama istri dari Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi (PC).
ibunda Brigadir J rupanya teringat dengan janji yang terucap dari istri Ferdy Sambo.
“Salah satu ratapannya itu dia bilang, mana tanggung jawabmu Putri, mana tanggung jawabmu Putri, mana tanggung jawabmu Putri, tiga kali berulang diulang-ulang (kata) Putri Sambo itu,” dikutip dari YouTube Uya Kuya TV.
“Karena memang Joshua ini bekerja baik-baik, dan Putri Sambo itu (bahkan) minta sama mamanya (Yoshua) bahwa ‘kau yang melahirkan, aku yang mengurusi’ jadi itu kan dianggap anaknya,” sambungnya.
Irma melanjutkan, janji Putri itulah yang kemudian mengoyak hati ibunda Yoshua.
Sebab anaknya dikirim kembali dalam keadaan tak bernyawa dengan segala intimidasi dari Polri terhadap jenazah.
Dari mulai tak boleh dibuka petinya, tak boleh diurusi jasadnya sesuai kepercayaan dan tradisi Batak yang dianut, serta proses penggalian kembali, ekshumasi, hingga autopsi berkali-kali.
“Itu gak gampang lho ya. Gak bisa dia tidur tenang sampai dia melihat titik terang, dibuka sebuka-bukanya.
Apapun yang kita lakukan Joshua tidak akan hidup kembali, tapi kan kepiluan hati seorang ibu tidak akan terhibur kalau dia tidak tahu siapa yang bikin anak dia mati,” ucapnya.
Menurut Irma, kepedihan paling berat yang menimpa ibu Yoshua adalah fitnah yang dilayangkan pada anaknya.
Menurut Irma, melucuti kehormatan orang yang telah tiada adalah sebuah pidana.
Irma menambahkan, pelecehan seksual yang padahal telah dipatahkan oleh berbagai bukti tak lantas meluluhkan hati Putri Candrawathi untuk bicara selain itu.
“Walau sudah mati pun, orang yang menyerang kehormatan dan memfitnah kita itu bisa dituntut loh ya, karena hanya nama dan kehormatan yang ditinggalkan,” ucapnya lagi.
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL