SuaraBandungBarat.id - Penderitaan ini sering dikategorikan sebagai fisik atau mental. Hal ini dapat datang dalam berbagai tingkat intensitas, dari yang ringan sampai yang tak tertahankan.
Faktor-faktor dari durasi dan frekuensi terjadinya biasanya senyawa yang intensitas. Sikap terhadap penderitaan dapat bervariasi secara luas, pada penderita atau orang lain, menurut berapa banyak hal ini dianggap sebagai dapat dihindari atau tidak dapat dihindari, berguna atau tidak berguna, pantas atau tidak layak.
Setiap orang pasti punya misi hidup yang ingin diperjuangkan. Tapi dalam pencapaiannya, salah besar kalau kamu mengabaikan aspek atau dimensi hidup lain yang sebenarnya juga sangat penting bagimu.
Karena saat itu terjadi, misimu mungkin tercapai, tapi akan ada penyesalan mendalam karena telah kehilangan dimensi hidup yang lain. Nah, supaya hidupmu sempurna, cobalah untuk menyeimbangkan kelima dimensi berikut sesuai kemampuanmu.
5 Dimensi Hidup yang Perlu Kamu Seimbangkan Pencapaiannya
Jangan sampai ada bagian hidupmu yang terabaikan
1. Misi dalam dimensi raga/sehat
Kamu pasti pernah melihat bagaimana orang-orang sampai rela mengeluarkan banyak uang demi penampilan. Postur tubuh wajib langsing, kulit harus putih glowing.
Obsesi yang terlalu terpaku pada urusan fisik membuat seseorang rela mengalokasikan seluruh energi agar memiliki bentuk badan dan kecantikkan yang diinginkan.
Tapi, berlebihan dalam misi ini bisa membuat hidupmu gak seimbang. Fisik memang penting, tapi itu bukan satu-satunya sumber kebahagiaan.
Baca Juga: Heboh Mural Presiden Jokowi Jadi Dalang Bawa Wayang Berwajah Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky
Bersyukurlah atas karunia fisik yang Tuhan beri dengan cara merawatnya secara wajar. Jangan sampai deh satu jerawat yang nongol di wajah bikin harimu bad mood.
2. Misi dalam dimensi jiwa
Kalau dimensi raga lebih memusatkan perhatian pada jasmani, maka tujuan hidup dimensi jiwa cenderung untuk terus memusatkan diri pada kesenangan, kepuasan, kebanggaan, sanjungan, pengakuan dan perasaan tak terukur lainnya.
Misalnya terobsesi untuk mendaki semua puncak di dunia, pelesir ke suluruh pantai tercantik, atau ingin meraup harta sebanyak-banyaknya.
Meraih kesenangan jiwa memang gak dilarang, tapi jangan sampai kamu habiskan seluruh uang, waktu dan energi untuk memenuhi kepuasaan ini. Apalagi kalau sampai kehilangan waktu bersama keluarga karena misi yang terlalu berlebihan.
3. Misi dalam dimensi spiritual
Mengedapankan nilai spiritual dalam kehidupan memang utama. Tapi masih ada sebagian orang yang tujuan hidup spiritualnya hanya menggunakan prosesi ibadah sebagai satu-satunya langkah, seperti shalat, dzikir, puasa dan membaca kitab suci Al-Qur’an.
Intinya, jangan sampai kamu fokus dalam prosesi ibadah sampai lupa pada hak keluarga atau lupa bersosialisasi. Kamu perlu bersikap balance pada urusan akhirat maupun dunia.
4. Misi dalam dimensi materi
Ada sebagian orang yang menilai keberhasilan hanya berdasarkan jumlah kekayaan yang dimiliki. Orang yang terlalu fokus dalam dimensi materi biasanya justru gak mau membelanjakan kekayaannya itu.
Mereka sangat gigih menambah dan menjaga jumlahnya. Kamu pasti pernah dengar tipe orang macam ini kan? Uang memang penting, tapi kebahagiaan gak selalu identik dengan uang. Buktinya banyak kok orang kaya mengalami depresi.
Hiduplah dengan seimbang, pedulilah pada sesama, jangan habiskan waktu dan tenagamu habis hanya untuk mengejar materi.
5. Misi dalam dimensi emosional
Tipe ini memiliki fokus yang begitu luar biasa untuk memberikan apa pun yang dia punya untuk keluarga atau pun sesamanya. Mereka bahkan gak peduli dengan kesehatan dan keuangannya sendiri.
Apa pun bakal dia lakukan asal keluarga atau orang-orang yang dia cintai bisa hidup bahagia. Meski kenyataannya, ia memiliki banyak hutang atau kondisi psikis yang memprihatinkan.
Intinya, jangan sampai deh kamu melupakan kesehatan dan merasa tertekan dengan kondisi yang terlalu dipaksakan demi orang lain. Apalagi kalau kamu menutupi kesusahanmu dari mereka yang seharusnya jadi pendukungmu.
Berilah mereka rasa sayang yang seimbang sesuai dengan kemampuanmu. Jangan berlebihan atau terlalu dipaksakan ya.
Itulah kelima dimensi hidup yang harus kamu seimbangkan pencapaiannya. Karena terlalu fokus pada salah satu dimensi bakal membuat hidupmu timpang sebelah dan gak sempurna.
Yuk, perbaiki dan nikmati hidup! Agar terbebas dari 5 dimensi penderitaan hidup dan bagaimana solusinya?
1. Masalah Sakit
2. Masalah Emosi
3. Masalah Keuangan
4. Masalah keluarga
5. Masalah spiritual
ini perlu kita carikan solusinya benerkan ?
"Nah kawan-kawan lita telah punya pengalaman hapir 17 tahun dengan 60 ribu orang di 500 angkatan lebih baik di indonesia , amerika, australia,kanada, saudi arabia dan hongkong dan dibanyak kota yang lain.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?