Selain itu, Irjen Iqbal juga diketahui memiliki sumber kekayaan lainnya yakni kas dan setara kas senilai Rp4 miliar.
Dan sama seperti Irjen Marthinus Hukom, dalam laman e-LHKPN, juga tak ada laporan mengenai alat transportasi dan mesin yang dilaporkan Irjen Mohammad Iqbal.
3. Irjen Pol Teddy Minahasa
Posisi pertama polisi terkaya di Indonesia diduduki oleh Irjen Teddy MInahasa.
Berdasarkan data yang tercantum dalam laman LHKPN tersebut, diketahui Teddy Minahasa terkahir kali melaporkan harta kekayaan pada 31 Desember 2021, dengan jumlah harta kekayaan Rp29,9 miliar.
Diantara Rp29.9 miliar harta kekayaannya, Rp25 miliar lebih diantaranya adalah berbentuk tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, diantaranya di Pasuruan, Malang dan Pendeglang.
Selain itu, harta kekayaan milik Irjen Teddy juga ada yang berbentuk kendaraan bermotor atau alat transportasi. Sejumlah kendaraan yang dimiliki Irjen Teddy Minahasa yakni mobil Jeep Wrangler tahun 2018, Toyota FJ 55 Tahun 1970, Toyota Land Cruiser HDJ 80R dan satu unit motor Harley Davidson Solo tahun 2014.
Berdasarkan data yang tercantum dalam laman LHKPN KPK, seluruh transportasi yang dimiliki Irjen Teddy MInahasa tersebut bernilai Rp2 miliar.
Selain itu, Irjen Teddy Minahasa juga diketahui memiliki garta bergerak lainnya senilai Rp509 juta, surat berharga senilai Rp62juta, serta setara kas senilai Ro1,5 miliar.
Baca Juga: Aksi Bjorka Dianggap Mempermalukan Negara, Pengamat Minta Presiden Ganti Menkominfo Johnny G Plate
Berapa harta kekayaan Kapolri?
Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata harta kekayaan ketiga jenderal polisi di atas jauh melebihi harta kekayaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Masih dari laman e-LHKPN, diketahui kapolri terakhir kali melaporkan harta kekayaan melalui LHKPN KPK pada 2021 lalu, dengan total kekayaan sebesar Rp9 miliar.
Harta kekayaan orang nomor sati di Korps Bhayangkara tersebut terdiri ari tanah dan bangunan di Semarang, tangerang dan Jakarta senilai Rp6,1 miliar.
Jenderal Listyo diketahui juga memiliki alat transportasu senilai Rp670 juta, harta bergerak lainnya Rp975 juta serta kas dan setara kas senilai Rp1,4 miliar.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Sidang Banding Ditolak, Ferdy Sambo Ditendang Sehina-Hinanya dari Polri, Netizen: Saya Muak Lihat Drama Seperti Ini
-
Ferdy Sambo di Surat Berlaga Sok Ksatria, Giliran Dipecat Ogah dan Ajukan Banding
-
Najwa Shihab Dikabarkan Cuma Temui Ruang Kosong saat Sidak Sel Tahanan Ferdy Sambo, Benarkah?
-
Najwa Shihab Dituntut Minta Maaf Usai Sentil Kasus Sambo dan Gaya Hedon Polisi, Publik: Lah Ga Sadar Diri
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN