/
Senin, 26 September 2022 | 16:30 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo ; Polri memiliki tiga tugas prirotas yang harus dituntaskan tahun ini. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id -  Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan setelah selesainya kasus pembunuhan brigadir J dan pelanggaran kode etik, saat ini Polri memiliki tiga tugas prirotas yang harus dituntaskan hingga akhir tahun ini.

 “Setelah (kasus Brigadir J) dituntaskan, tugas Polri fokus pada tiga hal tahun ini,” kata Dedi dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu. 

Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan jika salah satu dari tiga tugas itu adalah pengamanan dan pengawalan seluruh rangkaian kegiatan Presidensi G20 di Bali bulan November mendatang. 

Guna untuk memastikan kesiapan pengamanan serta pengawalan pada agenda G20 mendatang, Kapolri memimpin langsung video konferensi dengan tiga kapolda yang terlibat dalam tugas pengamanan.

Adapun tiga Kapolda tersebut  yakni Polda Bali, Polda Jawa Timur, dan Polda NTB, serta diikuti pejabat utama (PJU) yang terlibat.

“G20 ini agendanya bulan Oktober sudah meningkat, pelaksanaannya tanggal 12 November nanti, inti dari pada seluruh rangkaian kegiatan G20,” kata Dedi. 

Selain itu yang menjadi fokus kedua Polri adalah mempersiapkan Operasi Mantab Brata yang bertujuan untuk pengamanan tahapan Pemilu tahun 2024 yang proses tahapannya akan dimulai pada bulan Oktober hingga Desember tahun ini.  

“Sekarang sudah mulai masuk ada beberapa tahapan pemilu,” kata Dedi. 

Kemudian yang akan menjadi fokus terkahir Polri pada tahun 2022 ini adalah tugas di akhir tahun terkait dengan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang. 

Baca Juga: Kritik Keras Pemerintah Terkait Penggunaan Kompor Listrik, Mulan Jameela Didukung Publik

“Ini fokus Polri agar semua event (peristiwa) nasional dan internasional di Indonesia dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan sukses dalam rangka Indonesia maju,” kata Dedi. 

Terkait kasus penembakan Brigadir J, kata Dedi, saat ini tim khusus (timsus) fokus pada penuntasan berkas perkara lima tersangka pembunuhan berencana (Pasal 340 subsider 338) dan menghalangi penyidikan (obstruction of justice) sebanyak tujuh tersangka. 

“Yang penting dari propam masih memiliki tunggakan 20 sidang etik yang harus dituntaskan, setelah itu dituntaskan, tugas Polri fokus pada tiga hal tahun ini,” kata Dedi. 

Sumber : Suara.com

Load More