SuaraBandungBarat.id - Pengamat politik sekaligus akademisi Universitas Indonesia, Rocky Gerung menanggapi hacker Bjorka yang tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi.
Dikabarkan sebelumnya, hacker Bjorka sempat viral dijagat maya setelah mempublis sejumlah data orang-orang penting.
Bahkan polisi sempat menangkap seorang pemuda yang diduga merupakan hacker tersebut. Namun ternyata, dia hanyalah orang yang memfasilitasi Bjorka di telegram.
Tapi kini muncul isu yang beredar diduga Komisi I DPR RI menyetujui anggaran belanja untuk BSSN di tahun 2023 sebesar 624 Milyar Rupiah.
Diketahui, anggaran tersebut dipergunakan untuk menangkal kejahatan siber.
Mendengar isu tersebut, Rocky Gerung curiga dengan anggaran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang tiba-tiba naik.
Pengamat politik itu curiga lantaran Bjorka menghilang usai anggaran BSSN naik Rp 624 miliar.
Rocky Gerung lantas menduga bahwa Bjorka adalah institusi bukanlah perseorangan. Sosok hacker tersebut sengaja disodorkan untuk mengalihkan opini publik.
Sebab kemunculan Bjorka beberapa waktu lalu membuat anggaran BSSN naik drastis hingga mencapai angka Rp 624 miliar.
Baca Juga: Dare To Be The Next Superpreneur Memasuki Babak Grand Final, 25 Entrepreneur Muda Siap Diadu
Namun usai anggaran tersebut dinaikkan, Bjorka justru menghilang dan tidak membuat keributan lagi.
Rocky menyebut bahwa publik akhirnya menduga bahwa Bjorka adalah institusi karena ia mengilang pasca anggaran BSSN naik.
Menurutnya, Bjorka adalah sebuah institusi yang memang dilemparkan untuk mengalihkan opini publik.
Saat kemunculan Bjorka, publik tengah menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
“Bjorka itu bukan orang, Bjorka itu institusi. Kan orang menduga institusi artinya dia resmi disodorkan untuk mengalihkan opini publik,” ujar Rocky di kanal YouTube-nya pada Rabu (28/9/2022).
“Tapi ketika betul tadi di mana anggaran bidang security lalu ketemulah asumsi kita dengan politik itu bahwa DPR akhirnya secara resmi menaikkan anggaran,” lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras