SuaraBandungBarat.id - Advokat Mirwansyah, SH, MH mendesak pihak Kepolisian untuk segera menjemput paksa dan jadikan Rizky Billar tersangka.
Mirwan, menilai sikap Rizky Billar yang mangkir dari panggilan pihak Kepolisian adalah sebuah tindakan tidak kooperatif dan tidak gentleman.
"Seharusnya penyidik sudah mengeluarkan Sprinkap, untuk membawa paksa Billar dan menetapkannya sebagai tersangka," tegasnya, Jumat(07/10).
Mirwan menyebut apakah ada alasan dari tim kuasa hukum Rizky Billar soal gangguan Psikologis yang dialaminya.
"Seharusnya yang mengalami gangguan Psikologi, secara mental maupun fisik itu adalah Lesti," ujarnya.
Dia meminta kuasa hukum Rizky Billar jangan memutar balik fakta dan Mirwan juga menyoroti pernyataan yang membuat Lesti bukan dibanting tapi kebanting
"Seakan-akan dari statment ini menunjukan bahwa laporan Lesty Kejora itu mengada-ada," katanya.
Mirwan juga menyebut, bagaimana hasil visum yang sudah diperiksa oleh Polres Metro Jakarta Selatan, penyidik sudah melakukan rekontruksi dan juga pemeriksaan saksi.
"Come on gitu loh, makanya Billar hadir dong, Klarifikasi dalam BAP, biar jelas secara terang benderang," tegas Marwan.
Baca Juga: Masa Jabatan Wali Kota Kendari Berakhir Hari Ini
Lalu, dia juga membahas soal bola bilyar yang disebut kuasa hukum Billar hanya menggertak Lesti Kejora.
"Padahal mengenai peristiwa itu sudah dikutip Kabid Humas Polda Metro Jaya,"kata Mirwan.
Mirwan berharap kuasa hukum Billar jangan mengarang-mengarang, dampingi saja Billar dan berikan keterangan sebenarnya ke Polisi.
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
20 Wilayah Aglomerasi Jadi Prioritas PSEL
-
5 Bedak Padat Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Simpel Flawless
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
-
5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!
-
7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP
-
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?