SuaraBandungBarat.Id - Video Lawas Teddy Minahasa Mencuat ke Publik ‘Kalau Ingin Jadi Kaya Jangan Jadi Polisi’, Tapi Jadi….
Teddy Minahasa mantan Kapolda Jatim kembali menjadi gunjingan publik, setel video lawasnya viral di berbagai sosial media.
Baru empat hari ditunjuk sebagai Kapolda Jatim, namanya sudah masuk dalam salah satu pengedar narkoba jenis sabu dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Tak disangka Teddy Minahasa menjadi salah satu polisi terkaya dengan jumlah kekayaan nyaris Rp. 30 Miliar.
Seolah kontras dengan ucapannya yang tersebar di dunia maya, Teddy memberikan wejangan kepada bawahannya, untuk tidak jadi polisi bila ingin kaya raya.
"Sebagai pimpinan, saya berpesan sekaligus meneruskan pesan bapak Kapolri berhati-hatilah saudara dalam masang kuat. Jangan gegabah, jangan pamrih” kata Deddy.
“Kalau ingin kaya jangan jadi polisi, polisi itu pengabdian, rezeki mengikuti," lanjut Irjen Teddy Minahasa dikutip dari Suara.com Minggu (16/10/2022).
Jejak digital tidak bisa terelakkan. Video yang kini jadi perbincangan hangat warganet itu diambil ketika Teddy Minahasa menjabat sebagai Kapolda Sumbar saat sedang memimpin Apel pada Senin 22 Agustus 2022.
Polisi yang statusnya sudah menjadi tersangka kasus peredaran narkoba ini juga memberikan pesan kepada bawahannya untuk tidak selalu berorientasi untuk mencari uang.
"Apalagi di Sumatera Barat ini saya menekankan jangan berorientasi cari duit di sini. Kerjalah dengan baik, rezeki mengikuti," lanjut Teddy menambahkan.
Banyak sekali wejangan yang diberikan Teddy kepada bawahannya semasa ia menjabat menjadi Kapolda di Sumbar, termasuk melarang bawahannya menjadi bekingan kejahatan.
"Masih banyak lahan-lahan yang lain yang lebih halal, yang lebih baik, yang lebih mulia, yang lebih terhormat. Yang tidak merendahkan harga diri dan martabat saudara-saudara sebagai anggota Polri," jelasnya.
Namun realitanya semua ucapan dan nasehat yang telah ia berikan tak sesuai dengan realita saat ini, dimana dirinya terbukti menjadi pengedar barang haram bersama tiga polisi yang lainnya.
Berita Terkait
-
Tes Kepribadia: Apa yang Perlu Diubah dalam Hidup Anda agar Bahagia? Satu di antara Gambar Berikut akan Beri Jawabannya
-
Kapolda Metro Jaya Ketahuan Melakukan Telepon Saat Dipanggil Presiden, Kasetpres: Itu HP Staf Protokol yang Bertugas
-
Olla Ramlan Restui Hubungan Sean dan Lolly, Bagaimana dengan Nikita Mirzani?
-
Dewi Perssik Korban KDRT Suami Pertama Sampai Matanya Berdarah: Nggak Lapor Polisi, Tapi Harus Cerai!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz
-
Spesifikasi iQOO Z11: Usung Dimensity Terbaru, Skor AnTuTu Libas iPhone 16, Baterai Jumbo!
-
Dhurandhar: The Revenge: Simfoni Balas Dendam yang Brutal dari Ranveer Singh
-
Hunter with a Scalpel: Drama Thriller Underrated yang Brutal dan Intens
-
10 Penerbit Game Terbaik Versi Metacritic: Square Enix Pemuncak, Capcom Nomor 3
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang
-
Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan