/
Rabu, 02 November 2022 | 15:16 WIB
Dedi Mulyadi ungkap perumpamaan wanita (TikTok)

SuaraBandungBarat.id – Dedi Mulyadi salah satu anggota DPR RI yang saat ini menjadi buah bibir lantaran dirinya digugat cerai oleh istrinya Anne Ratna.

Baik Dedi Mulyadi maupun Anne Ratna tidak membeberkan alasan keduanya untuk bercerai. Namun baru – baru ini, pernyataan Kang Dedi seolah memberikan konfirmasi akan alasan perceraian keduanya.

Diketahui proses perceraian Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna sedang berjalan di Pengadilan Agama Purwakarta terhitung sejak 19 September 2022.

Hingga saat ini proses sidang perceraian keduanya telah berjalan tiga kali. Sidang pertama tanggal 5 Oktober 2022, sidang kedua 19 Oktober 2022, dan yang ketiga adalah tang 27 Oktober 2022.

Melansir dari Suarabandungbarat.id melalui akun youtube KDM Channel, Dedi Mulyadi ungkap perumpamaan kehormatan seorang perempuan yang diibaratkan sebagai “kancing”.

Menurutnya bila kancing seorang perempuan itu lepas di tangan orang lain yang bukan haknya, maka kehormatannya akan hilang.

“Harus dikancingin gak boleh lepas,” kata Dedi Mulyadi mengutipd dari suarabandungbarat.id Rabu (2/11/2022).

“Kalau kancingnya lepas itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas,” ujarnya.

Begitulah ujaran dari seorang Kang Dedi ditengah rumah tangganya yang sedang diujung tanduk. Anggota DPR RI satu ini memang tidak menyebutkan secara spesifik, ungkapan tersebut diperuntukan untuk siapa.

Baca Juga: Google Lens Makin Mudah Ditemukan di Halaman Pencarian

Namun yang jelas, ungkapan “Kancing sebagai bentuk kehormatan untuk wanita” identik dikaitkan dengan wanita sunda. Lebih dari itu Kang Dedi juga ungkap bila kehormatan seorang laki – laki sunda juga diibaratkan dengan pengikat kepala.

“cing caringcing pageuh kancing, set saringset pageuh iket”

Dedi Mulyadi menjelaskan akan sangat bahaya jika kancing seorang perempuan lepas di tangan oleh orang yang tidak berhak karena hal tersebut menyangkut kehormatannya.

“Tapi yang bermasalah kalua kancingnya (kehormatannya, red) lepas oleh tangan orang lain. Yang bukan haknya. Itu Berbahaya.

Sumber : Suarabandungbarat.id

Load More