- MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 2025–2026 berakhir 15 Februari 2026, menghasilkan juara baru KU 10 dan KU 12.
- Juara Jakarta adalah SDN Cilangkap 01 B (KU 10) dan SDN Mampang 3 (KU 12), sementara Solo diraih MIN 9 Sragen dan SD Kristen Manahan.
- Turnamen ini adalah bagian komitmen jangka panjang membangun ekosistem sepak bola putri usia dini dan menunjukkan peningkatan kualitas signifikan.
Suara.com - Ajang MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 2025–2026 resmi menuntaskan seluruh pertandingan pada 15 Februari 2026. Partai puncak menghadirkan persaingan ketat sekaligus lahirnya juara-juara baru di kategori usia (KU) 10 dan KU 12.
Di Jakarta, SDN Cilangkap 01 B (KU 10) dan SDN Mampang 3 (KU 12) tampil sebagai kampiun. Sementara di Solo, MIN 9 Sragen (KU 10) serta SD Kristen Manahan (KU 12) menunjukkan dominasi hingga mengangkat trofi.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang membangun ekosistem sepak bola putri sejak usia dini.
“MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan yang konsisten."
"Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, terlihat tren yang sangat positif,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Ia juga melihat peningkatan signifikan pada seri Jakarta dan Solo musim ini, baik dari sisi kualitas permainan maupun jumlah peserta.
“Di seri Jakarta dan Solo terjadi peningkatan kualitas yang signifikan, begitu pula dari jumlah peserta yang terus bertambah. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia, dan kami sangat gembira melihat tren yang terus meningkat ini,” tambahnya.
Asisten Pelatih MLSC Jakarta, Rici Vauzi, menilai persaingan makin merata. Menurutnya, teknik dasar, insting bermain, dan mental juara menjadi pembeda utama dalam seleksi pemain.
“Dalam setiap laga, perbedaan antara pemain yang menguasai permainan dan yang baru belajar menjadi sangat nyata, terlihat dari kecepatan membaca situasi, ketepatan dalam mengoper dan menggiring bola, kemampuan menahan tekanan lawan, serta mental dan keberanian mereka untuk mengambil risiko demi mendominasi permainan,” kata Rici.
Baca Juga: Lawan Pinjol dan Rentenir, JRMK Himpun Tabungan Warga Hingga Rp780 Juta
Ia menambahkan, kehadiran juara baru di Jakarta membuat kompetisi semakin terbuka.
“Hadirnya juara baru di Seri Jakarta membuat turnamen lebih seru, karena tim yang sebelumnya mendominasi kini tergantikan. Ini menjadi pemacu semangat bagi semua tim, bahwa siapa pun bisa meraih gelar selama menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” ia menambahkan.
Di Solo, MIN 9 Sragen merebut gelar KU 10 usai menang 3-0 atas SDN 02 Malangjiwan berkat hattrick Salsabilla Mustika Prasetyo. Kepercayaan diri sang pencetak gol pun meningkat dibanding edisi sebelumnya.
“Sudah tiga kali ikut MLSC, namun kali ini aku tampil lebih percaya diri saat bertanding karena rajin latihan. Saat final tadi aku yakin bisa bikin gol karena aku fokus dan bermain lepas. Bermain sepak bola itu sangat menyenangkan,” ucap Salsabilla.
Untuk KU 12 Solo, SD Kristen Manahan sukses mempertahankan gelar setelah menundukkan MIN 9 Sragen. Striker andalan Ika Wonda mencetak enam dari tujuh gol timnya di partai final.
Sementara di Jakarta, final KU 10 dimenangi SDN Cilangkap 01 B dengan skor 3-2 atas SDN Pondok Kacang Timur 04. Adapun KU 12 berlangsung dramatis. SDN Mampang 3 menaklukkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley