SuaraBandungBarat.id – Konser yang ditunggu – tunggu oleh para K-Popers Indonesia salah satunya adalah konser We All Are One Let’s Love. Menurut jadwal, acara tersebut dimulai pada tanggal 10 – 12 November 2022.
Konser besar ini menurut jadwal akan diadakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Nahas, H – 7 atau seminggu sebelum acara dimulai, pihak panitia tiba – tiba membatalkan penyelenggaraan tersebut di bulan November dan baru akan digelar kembali pada Januari 2023.
Penundaan acara konser We All Are One Let’s Love ini bukan tanpa alasan. Mengingat kejadian tragedi Halloween Itaewon yang berujung maut akibat massa yang rusuh, penyelenggara akhirnya memutuskan untuk menunda dengan alasan keamanan.
Mendengar hal tersebut, sontak para penonton yang sudah membeli tiketnya marah besar.
Tak hanya karena diundur saja, pengunduran yang terjadi sebelum satu minggu acara dimulai ini menuai hujatan besar – besaran.
Bagaimana tidak, para K-Popers luar daerah yang sudah memesan tiket kereta, pesawat, bahkan hotel untuk bisa hadir di acara tersebut akhirnya rugi.
Syukur – syukur jika bisa refund tiket meski terkena potongan biaya administrasi booking, jika tidak maka ludes lah sudah.
Terlebih bagi para pekerja yang harus meminta izin cuti hanya untuk bisa menonton konser seru dari idola mereka.
Sia – sia sudah masa cuti yang sudah diajukan tersebut. Timbulnya kekecewaan para fans tentu membuat seisi internet heboh.
Baca Juga: Polisi Mulai Endus Pemeran Kebaya Merah dan Pria Bertopeng
Instagram @weallareone_official dibanjiri para pemesan tiket yang terlanjur kecewa berat di kolom komentar postingan terbaru mereka.
“Gimana kita yang dari luar jkt, udah beli tiket pesawat, udah pesen kamar hotel juga. Tolong lah”, tulis akun @gitaadrptr.
“HAHHH??? Kenapa baru di announce sekarang?? Gimana yg udh pada pesen tiket akomodasi, dll? Hotel, tiket pesawat, dll?? Cuma permintaan maaf ajaa??”, sahut akun @veloveshun.
Bahkan tidak sedikit para pembeli tiket yang mempertanyakan keputusan penundaan dan curiga bahwa pihak promotor belum siap dan menggunakan tragedi Itaewon sebagai alasan untuk menunda acara tersebut.
“Sumpah hubungannya sm yg di Itaewon sm konser disini apa ya, kita udh nunggu sebulan lebih loh astaga, kalo semua sesuai dengan kapasitas dan kalian sebisa mungkin ngajuin banyak security gk mungkin bakal trjadi apa apa, toh semuanya bakal berusaha buat lebih kondusif astaga”, tulis akun @nas._.y.
“@nas._.y alesan doang itu pake bahas itaewon. Padahal promotor jg belom siap 100% untuk konsernya hahahah”, sambung akun @seunghuv. (*)
Sumber: Instagram @weallareone_official
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Mulai Endus Pemeran Kebaya Merah dan Pria Bertopeng
-
Pemerintah Ngebut Bangun Perumahan di IKN: Kami Ingin Memanusiakan Pekerja
-
Buntut Nada Tarina Dituding Anak Kandung Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Jelang Menikah, Nama Uus Ikut Terseret!
-
Kiesha Alvaro Curhat Kerja Banting Tulang Tanpa Sosok Ayah Selama 11 Tahun, Pasha Ungu Tak Mau Disalahkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123