/
Kamis, 10 November 2022 | 16:32 WIB
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat mengunjungi stand tanaman hias di Cihideung, Kecamatan Parongpong, KBB, Kamis (10/11/2022) (Hendra H Rusdaya)

SuaraBandungBarat.id- Tanaman hias petani asal Kabupaten Bandung Barat tembus pasar internasional. Bahkan tanaman hias berbagai jenis tersebut diekspor ke Amerika, Eropa dan Asia dengan nilai ekspor mencapai Rp5 miliar.

Salah seorang petani tanaman hias, Riki Subagja (33) menjelaskan, sebanyak 4500 tanaman hias berjenis monstera, philodendron, anthurium, syngonium, amydrium, dan scindapsus berhasil tembus ketiga benua.

"Ini dikirim ke tiga benua dengan total tujuh negara dengan total nilai ekspor Rp5 miliar," katanya, Kamis (10/11/2022).

Ia menambahkan, antusias pasar internasional tersebut datang usai dirinya berhasil mendapatkan langsung pembeli dari luar negeri. Terlebih upaya pemasaran juga dilakukan menggunakan platform media sosial Facebook dan Instagram.

“Ekspor tanaman hias telah dilakukan sejak tahun 2019, buyer dari berbagai negara berdatangan. Selain itu, kita juga ikut sejumlah event pameran baik tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, peluang permintaan pasar terhadap tanaman hias ini cukup besar. Oleh karena itu, peluang tersebut dimanfaatkan petani untuk mulai melakukan budidaya di sektor tanaman hias.

“Karena selain keuntungan penjualan cukup besar, budidaya tanaman hias tak memerlukan lahan besar. Saya kira kalau dikembangkan dan optimakan lagi, tanaman hias bisa jadi sektor unggulan di KBB. Tinggal kita mau konsisten dan disiplin menjaga kualitas," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi keberhasilan para petani tanaman hias asal Kabupaten Bandung Barat yang berhasil mengekspor hasil pertaniannya menembus pasar mancanegara.

“Senang sekali  bisa menjadi  saksi keberhasilan petani milenial yang berhasil ekspor. Ini salah satu kemajuan, sebenarnya sudah beberapa kali kita ekspor dan tentu kami pemda sangat mensupport,” katanya.

Baca Juga: Pertamina Siapkan Strategi Seimbangkan Ketahanan Iklim dan Keamanan Energi

Ia menyebut, keberhasilan tanaman hias petani asal Kabupaten Bandung Barat merupakan hasil kejelian para petani muda membaca peluang pasar internasional.

“Ini bentuk  para petani muda jeli melihat potensi dan peluang yang ada. Karena sampai hari ini yang namanya tanaman hias pasarnya masih bagus,” katanya.

Ia berharap, para petani muda di Kabupaten Bandung Barat termotivasi untuk terus berinovasi dalam bidang pertanian. Pasalnya, sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang menjanjikan dari sisi ekonomi.

“Kita harap mudah-mudahan ini jadi motivasi bagi petani muda lain atau anak muda yang mau berkiprah atau mau menjadi petani atau peternak. Mudah-mudahan ekpor ini memotivasi yang lain, kita buktikan bahwa menjadi petani itu bisa sejahtera dan sukses,” tandasnya. (*)

Load More