SuaraBandungBarat.id – Masalah perselingkuhan antara TikToker Clara Shinta dengan aparat pangkat tinggi di kepolisian berinisial DA ternyata tak berhenti sampai di situ saja. Ulahnya semakin tercium ketika Dr Richard Lee mempertanyakan keabsahan produk kecantikannya.
Produk yang dijual oleh Clara Shinta diketahui ternyata belum terdaftar di BPOM dan masalah ini tentunya menyita perhatian banyak orang, termasuk masyarakat yang sudah terlanjur membeli dan mengonsumsi produk tersebut. Ketika ditanya oleh Dr Richard Lee, Clara tiba – tiba hilang.
Saat Dr Richard mempertanyakan apakah produknya sudah terdaftar BPOM atau belum, tak disangka Clar Shinta malah memohon kepada sang dokter agar masalah tersebut tidak dipublikasi melalui media sosial.
Anehnya, ketika berbincang di WhatsApp dengan Dr Richard, wanita yang mengaku – ngaku sebagai miss independent ini tiba – tiba tidak membalas pesan lagi saat ditanya BPOM. Bahkan baru – baru ini terdengar kabar bawa Clara mencoba untuk menyogok dokter kondang ini.
Melalui Instastory @dr.richardlee_official yang diunggah ulang oleh akun Instagram @playitsafebabyreborn pada Kamis (10/11/2022), terlihat bahwa sang dokter malah menantang balik ketika ingin disogok dengan sindiran keras.
“Walau followers ku lumayan ada, youtube dan tik tok ku rame subscriber, saya gak cari duit dari ngendorse mb..”, tulis Richard melalui caption Instastory-nya.
Karena produk yang dijual oleh Clara Shinta ternyata belum BPOM, akhirnya sang dokter mempertanyakan produk tersebut di media sosialnya karena hal tersebut bisa membahayakan kesehatan seseorang terutama karena produk tersebut dikonsumsi ke dalam tubuh.
“kmu bpom saya bantuin, kmu gak bpom ya saya pertanyakan.. sesimple itu..”, lanjutnya.
Terkait masalah sogokan yang direncanakan oleh CS kepada sang dokter dengan istilah ‘fee’, Richard malah menantang balik dengan menyebutkan jumlah klinik yang ia punya dan menyindir dengan meminta ratecard si paling merdeka tersebut.
“Jgn tanya tarif saya berapa, Klinik saya cabang nya ada 23”, tulisnya.
“Mb ny aja yg saya bayar ya. Minta ratecard”, sindir dokter Richard.
Menanggapi hal tersebut, kolom komentar akun @playitsafebabyreborn dipenuhi dengan netizen yang ikut menyindir sosok CS. Netizen menyebutkan bahwa CS sesumbar ingin membungkam dengan sogokan padahal TikToker tersebut juga dapat lengseran dana dari om cokelatnya.
“mau ngebayarin padahal dia jg di bayarin”, tulis akun @wikaaapr.
“Pertinyiin nyi..dii biyirin piki diit sipi?..jawab besti”, sahut akun @sneakersss.bagus.
Sumber: Instagram @playitsafebabyreborn
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan