SuaraBandungBarat.id – Kebobrokan TikToker Clara Shinta lagi – lagi terungkap, baru – baru ini produk kecantikannya dipertanyakan oleh dr Richard Lee karena tidak terdaftar di BPOM. Tidak ingin publik tahu, akhirnya Clara memelas di DM kepada sang dokter agar tak dipublikasi.
Publik saat ini sedang mempertanyakan masalah BPOM dari produk yang dijual oleh Clara Shinta karena ramai kabar bahwa produk kecantikan tersebut ternyata tidak terdaftar di BPOM alias ilegal dan tidak terjamin aman.
Dugaan bahwa produknya bisa lolos dan dijual di masyarakat luas lantaran punya ‘bekingan polisi’ pun semakin menguat. Tak sampai situ saja, cerita bahwa Clara Shinta ingin menyogok Dr Richard Lee agar bungkam dan tidak mengganggu bisnis produk kecantikan ilegalnya.
Sang dokter sendiri yang mempublikasikan chatnya dengan seseorang yang menceritakan kejadian ketika Clara meminta orang tersebut untuk membujuk dr Richard agar mau ‘berpihak’ kepada Clara dan produk ilegalnya.
Melalui tangkapan layar yang diunggah ulang oleh akun Instagram @playitsafebabyreborn, terlihat bahwa seseorang memberitahukan sang dokter bahwa Clara ingin menyogok dokter kondang ini.
“Ngerasa powerfull krna pacaran sm coklat”, tulis orang tersebut di chat WhatsApp kepada Dr Richard.
“Dia ngamuk ke org agency”, sambungnya dengan emoji tertawa.
Melalui percakapan tersebut, dikatakan bahwa CS mengamuk dan ingin membungkam sang dokter. Namun orang tersebut akhirnya memberitahu bahwa sang dokter tidak akan mau meski dibayar Rp 1 M.
“Nanya aku dokter bisa di kasih fee berapa,ku bilang 1 M juga dokter ga akan mau”, tulisnya.
Baca Juga: Bocor! Peran Dian Sastro di Sri Asih, Dibocorkan Staff
“Aku jg diminta utk jembatanin ke dokter,aku bilang ga bisa”, sambungnya.
Menanggapi cerita tersebut, sang dokter juga mengungkap bahwa ia dighosting oleh TikToker yang mengaku – ngaku sebagai miss independent tersebut ketika bertanya tentang produk dan juga masalah BPOM.
“Dy bpom aja aq blm tentu mau, apa lg gak bpom”, balas dokter Richard.
Berakhirnya masalah Andy Trac dengan CS secara tiba – tiba dan diakhiri dengan permintaan maaf Andy belum lama ini pun memunculkan pertanyaan besar. Siapa sosok di balik CS yang selama ini membantunya dalam melancarkan urusan bisnis ilegalnya?
“Kalau aku gak disogok kok klarifikasi kmrn, tapi…”, tulis akun @andy_trac di kolom komentar. (*)
Sumber: Instagram @playitsafebabyreborn
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro