SuaraBandungBarat.id – Nikita Mirzani akhirnya menjalani sidang pertama setelah ditahan 20 hari di Rutan Serang dengan dakwaan pencemaran nama baik. Didampingi oleh Fahmi Bachmid selaku kuasa hukumnya dan mendengarkan dakwaan yang ditujukan kepada sang artis.
Nikita Mirzani diduga merugikan pihak tertentu sebesar Rp 17 juta dan membuatnya sampai ditahan di rutan. Menanggapi hal ini, Fahmi Bachmid sempat keheranan dan terbesit apakah terjadi salah tulis atau kerugiannya memang sebesar belasan juta Rupiah.
Dikutip dari channel YouTube Cumicumi pada Senin (14/11/2022), Fahmi Bachmid berbicara tentang dakwaan Nikita Mirzani di hadapan awak media.
“Anda mendengar sendiri kejadiannya, anda mendengar sendiri dakwaannya”, tutur Fahmi.
Sebelumnya Fahmi juga heran mengapa harus ditahan selama 20 hari dan mengapa sidang rencananya akan digelar online sementara teroris dan kriminal lainnya tidak mendapatkan proses hukum yang janggal ini.
Melalui dakwaan yang sudah disebutkan oleh pengadilan, tertulis bahwa kerugian yang disebabkan oleh artis yang kerap disapa Nyai ini sebesar Rp 17.500.000. Hal ini mengejutkan bagi sang kuasa hukum mengapa sampai kliennya ditahan padahal kerugian hanya belasan juta.
“Yang jelas, yang paling takjub itu adalah kerugian tujuh belas juta lima ratus yang sempat pertanyakan, ini bener atau salah ketik, nah itu yang kami tanyakan tadi”, ucapnya.
Bahkan disebutkan bahwa jaksa sendiri sudah mengakui bahwa Niki tidak mencemarkan nama baik seseorang dan hanya mengunggah postingan berisi himbauan kepada pihak kepolisian saja.
“Jadi jaksa secara gentle menyatakan membenarkan bahwa Niki hanya memposting, Niki hanya menghimbau, itu jelas di dakwaannya”, lanjutnya.
Baca Juga: iPhone 13 Pro Max Milik Farel Prayoga Raib, Ini Harga dan Spesifikasinya
Perhitungan kerugian yang mencapai belasan juta ini pun dipertanyakan di depan majelis hakim, apakah yang dimaksud adalah milyar atau juta.
“Karena kan yang disebut menimbulkan kerugian tujuh belas juta lima ratus sehingga saya bertanya kepada majelis hakim. ‘Yang mulia, ini benar atau kah tidak ada salah ketik angka tujuh belas juta lima ratus atau kah tujuh belas milyar’, saya gak tau yang mana yang bener”, terangnya.
Karena kerugian yang tertulis adalah Rp 17 juta, maka pihak Niki hanya bisa menganggap bahwa kerugian yang didakwakan adalah benar belasan juta, bukan milyar. Hal ini membuat kuasa hukum menjadi heran mengapa kerugian ini menjadi alasan Nyai ditahan di Rutan Serang. (*)
Sumber: YouTube Cumicumi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
Kepala Pajak Banjarmasin Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Akui Terima Janji Suap
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam