SuaraBandungBarat.id- Terungkap fakta bahwa efektifitas Pil KB akan menurun jika seseorang sering konsumsi barang ini.
Pil KB merupakan salahsatu alat kontrasepsi untuk mencegah pembuahan atau kehamilan.
Kandungan pada Pil KB terdapat hormon estrogen dan progestin sintetis dalam jumlah kecil. Kedua hormon ini yang nantinya akan bekerja mencegah terjadinya ovulasi.
Selain itu Pil KB membuat lendir serviks sehingga sperma yang masuk nantinya akan sulit untuk mencapai sel telur, dengan kata lain mencegah terjadinya pembuahan.
Namun ternyata, Pil KB bisa tidak manjur lagi jika seseorang rutin mengkonsumsi salahsatu obat dan membuat kegunaan Pil KB menurun.
Fakta itu diungkap oleh Dokter spesialis bidan dan kandungan dr. Purnomo Hyaswicaksono yang menyebut jika seorang wanita sering mengkonsumsi obat TBC atau anti epilepsi dapat menurunkan kegunaan Pil KB.
“Untuk pil KB sendiri karena memang masih dikonsumsi dan sifatnya mengandung hormonal ada beberapa obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi efektivitas pil KB ini. Misalnya obat TBC, obat anti epilepsy,” kata Purnomo dikutip dari Antaranews Kamis (8/12/2022).
Selain itu, Purnomo mengatakan bahwa wanita dengan gangguan liver juga bisa berdampak pada menurunnya efektivitas Pil KB.
Selain metode atau alat kontrasepsi, obat sejenis Pil KB pun bisa menyebabkan kebobolan jika zat atau kandungan dari obat tersebut tidak diserap dengan baik oleh tubuh.
Baca Juga: Selamat! Adipati Dolken dan Canti Tachril Dikaruniai Anak Pertama
Maka dari itu, sebaiknya ketika memilih kontrasepsi, perlu konsultasi terlebih dahulu ke bidan atau dokter spesialis agar tujuan suami istri bisa tercapai dengan baik.
Seorang istri juga perlu melibatkan suami untuk memilih alat kontrasepsi yang nyaman dan cocok sesuai kondisi keduanya.(*)
Sumber: Antaranews
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun
-
Wednesday Season 3 Resmi Diproduksi, Winona Ryder Masuk Jajaran Pemain
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik