SuaraBandungBarat.id- Puluhan dokter terlibat dalam operasi pemisahan tubuh bayi kembar siam warga Kampung Umur-umuran, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Operasi pemisahan tubuh terhadap bayi kembar siam bernama Ayesha Azalea Putri Emira dan Aleeya Azalea Putri Emira tersebut dilaksanakan hari ini, Rabu (21/12/2022) di RSHS Bandung.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Medik RSHS Bandung, Zulfayanti menjelaskan,usai menjalani operasi kedua bayi tersebut bakal dirawat terlebih dahulu di ruang ICU.
“Setelah selesai operasi sementara dirawat dulu di ruang ICU di ruang insentif sampai bayinya stabil sekitar 24 jam sampai 48 jam. Setelah stabil mungkin akan dipindahkan di ruang perawatan biasa di kenanga. Di situ dilibatkan semua dokter anak,” katanya, Rabu (21/12/2022).
Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan tindakan operasi pemisahan tubuh bayi kembar siam dengan kondisi yang sama.
“Karena untuk kasus yang seperti ini kami sudah berapa kali menghadapi. Yang terakhir juga di bulan september lalu, kami melakukan operasi kembar siam yang secara gizinya kurang lebih sama,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pasca menjalani operasi pemisahan tubuh kedua bayi tersebut masih melewati sejumlah tahapan agar keduanya dapat beraktivitas normal.
“Berikutnya yang diperlukan pasca operasi ini yakni rehabilitasi medik agar secara struktur bisa berfungsi yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes KBB, Eisenhower Sitanggang mengatakan, pihaknya merasa bersyukur lantaran tindakan operasi terhadap bayi kembar siam asal Kabupaten Bandung Barat dapat dilaksanakan pada hari ini.
Baca Juga: Minyak Mentah Dunia Naik Hari ini, Harga BBM Pertamina Ikutan Naik Nih
“Akan berlangsung operasi pemisahan tubuh bayi Aleaya dan Ayesha mudah-mudahan berjalan lancar dan tentu kedepan proses pengobatan masih panjang dan dukungan Pemkab Bandung Barat akan sepenuhnya diberikan sesuai arahan Pa Bupati Bandung Barat (Hengky Kurniawan),” katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik