SuaraBandungBarat.id - Aksi penipuan memang kerap kali ditemukan di berbagai media sosial. Belum lama ini, aski penipuan kembali marak terjadi mengatasnamakan upgrade fitur BI Fast.
Sebagaimana diketahui, BI Fast merupakan salah satu infrastruktur sistem pembayaran Bank Indonesia (BI) untuk mempermudah transaksi antar bank.
Adanya fitur BI Fast sendiri cukup menguntungkan bagi nasabah lantaran bisa melakukan transaksi dengan biaya lebih terjangkau.
Jika sebelumnya transaksi online membutuhkan dana sebesar Rp6500 untuk sekali transfer, jika menggunakan fitur BI Fast, nasabah hanya dikenakan biaya sebesar Rp2500.
Artinya penggunaan BI Fast lebih hemat Rp4000 saat melakukan transaksi online.
Dari kabar yang beredar, si pelaku penipuan melakukan aksinya tersebut dengan memasang berupa iklan di media sosial, tak terkecuali Instagram.
Mereka dengan cukup apik mengemas visualisasi dan mengedit akun asli BCA. Namun tetap saja, hasil yang dikerjakan beda jauh ketimbang aslinya.
Kemudian mereka mencoba menipu nasabah agar mau melakukan upgrade BI Fast dengan cara memberikan link palsu guna mendapatkan informasi pending seperti No Kartu ATM, PIN, hingga OTP.
Data tersebut akan digunakan oleh si pelaku untuk membobol akses rekening milik korban. Supaya tak tertipu, ada baiknya mengikuti langkah-langkah berikut ini:
Baca Juga: Dhena Devanka Blak-blakan Dukung 'Bersyarat' Hubungan Jonathan Frizzy dengan Ririn Dwi Ariyanti
1. Jeli terhadap sumber berita yang tidak diketahui
Umumnya, pelaku kejahatan selalu meniru dan instansi yang asli baik dari logo atau desain. BCA resmi pasti selalu hadir dengan visualisasi jernih dan menarik.
2. Perhatikan akun media sosial
Akun resmi media sosial BCA pasti sudah terverifikasi atau mudahnya centang biru. Jika ada akun media sosial yang menawarkan selain itu, cobalah untuk lebih berhati-hati.
3. Upgrade BI Fast bisa otomatis
Upgrade Fitur BI Fast otomatis bisa didapatkan di BCA mobile dan myBCA versi terbaru. BI FAST juga bisa didapatkan di KlikBCA Individu / KlikBCA Bisnis.
4. Hati-hati link palsu
Umumnya link diberikan menyerupai tampilan BCA mobile. Jangan terburu-buru untuk mengklik. Jika dirasa mencurigakan, hapus dan tinggalkan karena bisa mencuri data nasabah.(*)
Sumber : PMJ News
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN