SuaraBandungBarat.id- Putra sulung Venna Melinda yakni Verrell Bramasta akhirnya angkat bicara terkait peristiwa KDRT yang dialami oleh ibunya.
Ia mengatakan, sebagai anak pertama dirinya harus bijak menyikapi hal tersebut walaupun dalam hatinya merasa marah dan kecewa dengan perlakuan yang diterima sang ibu.
“Sedihlah ibu kita dalam kondisi seperti itu. Marah, kesel itu semua pasti. Cuman ya sebagai anak paling tua juga harus mengambil keputusan yang bijak juga,” katanya seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (13/1/2023).
Ia menambahkan, dirinya tak ingin terbawa emosi dan saat ini ia memilih untuk lebih fokus menemani sang ibu yang sangat membutuhkan support pasca mengalami KDRT.
“Prioritas saat ini adalah mamah. Harus ada untuk mamah, harus ada di samping mamah ya udah itu yang aku lakuin. Aku kesampingkan perasaanku yang penting ada buat mamah,” katanya.
“Baru sekarang ini setelah semuanya selesai baru berasa rasa sedihnya, rasa kayak marahnya, ga nyangka baru bener-bener berasa banget sekarang,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, usai pulang dari Jepang dirinya langsung bergegas ke Surabaya dan menemani sang ibu dalam beberapa hari terakhir ini.
“Kebetulan aku baru pulang dari Surabaya sama mamah yah. Jadi beberapa hari ini aku ngabisin waktu sama mamah nemenin mamahcerita cerita gitu dan masih kaget pertama mendengar berita ini aku kan masih di jepang,” katanya.
Verrel menyebut, kondisi kesehatan sang ibu pasca mengalami KDRT beberapa waktu lalu saat ini jauh lebih baik. Namun kondisinya belum pulih seratus persen.
Baca Juga: Gaji Krisdayanti Sebagai Anggota DPR, Getol Tolak Perppu Cipta Kerja
“Untuk luka dan segala macem udah ga ada cuman mamah ngeluh beberapa hari badannya sakit. Karena menurut kepolisian dan dokter ada retak di iganyamasih belum seratus persen yang lebih khawatirnya dia syok gituh,” katanya.
Ia menegaskan, sebagai seorang anak-anak terlebih laki-laki tentu rasa marah tersebut pasti ada. Namun saat ini ia lebih fokus terhadap kesembuhan baik psikis maupun fisik sang ibu.
“Sempet ngobrol sama papah dan memberikan masukan yang bijak bahwa aku rasa itu juga bener. Ngapain urusan tonjok menonjok itu urusan gampang, siapapun bisa tonjok menonjok tapi itu tidak penting. Yang penting mamah urusannya selesai, mamah baik-baik saja, mamah ke tempat aman, mamah bisa kembali bahagia lagi, sehat lagi itu yang terpenting,” tandasnya. (*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi berjudul Live Verrel Bramasta Ingin Marah Saat Tahu Venna Melinda Di Pukul
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Novel Kereta 4.50 dari Paddington: Trik Pembunuhan di Luar Nalar
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!